BERITA
Mutasi Untuk Ciptakan Organisasi Dinamis
2014-10-13 00:00:00

SIDRAP -- Mutasi 194 pejabat eselon II, III dan IV lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap yang dilakukan Kamis (9/10) kemarin dinilai sebagai upaya penyegaran dan kondisi organisasi pencapaian tujuan organisasi Pemkab Sidrap yang lebih optimal, efisien dan efektif.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Sidrap, H Rusdi Masse usai melantik 194 pejabat eselon II, III dan IV di Aula Kompleks SKPD kemarin. Menurutnya, pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat eselon II, III dan IV juga dilaksanakan berkaitan dengan pengisian sejumlah jabatan lowong.

Mutasi dan rotasi pejabat kata Rusdi antara lain dimaksudkan sebagai sarana pengembangan kapasitas dan karier pegawai melalui pemberian pengalaman pada situasi dan tantangan kerja yang baru. Mutasi pejabat juga dimaksudkan sebagai penyegaran kepada yang sudah lama memangku jabatan yang sama secara terus menerus, sekaligus sebagai sarana pembinaan dan evaluasi kinerja yang disertai dengan penerapan mekanisme sanksi dan penghargaan dalam organisasi.

"Pemahaman yang benar tentang pelaksanaan mutasi dan rotasi pejabat diharapkan membuka wawasan serta membentuk sikap kerja yang positif sehingga segenap pejabat eselon dapat bekerja secara produktif dan profesional dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi yang lebih optimal sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing,"jelasnya.

Rusdi mengakui, bahwa beberapa SKPD telah menunjukkan kinerja yang biasa-biasa saja, bahkan ada yang terkesan jalan di tempat dengan rutinitas tanpa ada terobosan yang berarti. Tentu hal ini dipengaruhi kemampuan situasi kerja yang harmonis, serta kemampuan dalam merumuskan dan melaksanakan program dan kegiatan strategis sesuai tugas pokok dan fungsi SKPD yang ada.

"Makanya kepada para pejabat yang sudah dilantik saya beharap bisa benar-benar bekerja secara optimal, penuh semangat dan disiplin, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,"katanya.

Terkait adanya pejabat yang dimutasi kejabatan fungsional umum, itu dapat dimaknai sebagai momentum untuk melakukan evaluasi dan koreksi diri bagi pejabat bersangkutan dan pejabat lainnya. Bagi pimpinan SKPD agar hal tersebut menjadi perhatian untuk memberikan pembinaan dan pengawasan kepada pejabat yang bersangkutan, agar lebih disiplin terutama adanya tanggungjawab moral untuk menciptakan situasi kerja dinamis dan harmonis untuk mencapai target kinerja organisasi.

"Tetaplah bekerja dengan sepenuh hati, lebih berhati-hati dengan tetap memperhatikan azas akuntabilitas sesuai prosedur kerja dan aturan yang berlaku, terutama merumuskan dan melaksanakan program dan kegiatan RPJMD sebagai dasar acuan dalam rangka pencapaian visi daerah ke depan,"katanya.

Terutama kepada camat dan lurah yang baru dilantik, agar memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan pendekatan kemitraan dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung berbagai program dan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, sebab dengan sinergitas dan dukungan segenap pemangku kepentingan dari berbagai elemen masyarakat, pencapaian sasaran program dan kegiatan pemerintah dan pembangunan akan dapat tercapai secara optimal.

"Kepada para pejabat yang sudah dilantik agar segera melakukan serah terima barang dari pejabat lama ke pejabat baru,"tandasnya.(humas)

Bagikan: