?> Rusdi : Akademi Komunitas untuk Membina Generasi Mandiri

Selamat datang di website resmi pemerintah Kabupaten Sidrap

BERITA

Rusdi : Akademi Komunitas untuk Membina Generasi Mandiri

*Akademi Komunitas Negeri Berdisi Sesuai Potensi Sidrap

SIDRAP -- Lahirnya Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kabupaten Sidrap yang saat ini dinamakan Akademi Komunitas Negeri Kabupaten Sidrap adalah sebuah PTN yang dibangun untuk membina generasi keratif, profesioanl dan mandiri. Hal itu ditegaskan Bupati Sidrap, H Rusdi Masse saat membuka masa orientasi mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Sidrap di Kampus Sementara Komunitas Akademi Negeri Sidrap, Selasa (14/10) kemarin.

Menurutnya paradigma pendidikan kita saat ini sudah harus berubah dari orientasi untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi wirausahaan. "Saya yakin dengan keberadaan PTN yang konsiten untuk melahirkan tenaga profesional, akan melahirkan generasi yang bisa berwira usaha dengan penghasilan jauh lebih besar dari pada PNS,"jelas Rusdi Masse.

Hal itu kata Rusdi sangat beralasan, sebab jurusan yang dibuka di Akademi Komunitas Negeri Sidrap itu adalah jurusan yang sesuai dengan potensi yang ada di Kabupaten Sidrap.  Potensi yang dimaksud adalah potensi pertanian dan peternakan. Sisa bagaimana para mahasiswa nantinya bisa belajar dengan baik kemudian mengembangkan bakat keahlian yang telah diperoleh.

"Kita memiliki keunggulan tersendiri dengan dibukanya PTN ini, salah satunya karena semua jurusan yang dibuka potensinya cukup besar dan tersedia dengan baik di Bumi Nene Mallomo ini,"katanya.

Keunggulan lainnya untuk Akademi Komunitas Negeri Sidrap itu, karena Pemerintah Daerah lanjut Rusdi telah berkomitmen untuk mensubsidi biaya SPP bagi mahasiswa asal Sidrap. "Artinya pemerintah mendukung penuh keberadaan PTN ini sehingga mahasiswa yang ada harus memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya,"katanya.

Pendirian PTN di Sidrap lanjut Ketua DPD II Partai Golkar Sidrap ini, merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap di bawah kendalinya untuk terus meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Sidrap, mengurangi pengangguran serta memberantas buta aksara di Bumi Nene Mallomo itu.

"Kita sadar bahwa akar dari masalah pengangguran adalah minimnya SDM bagi generasi kita, sehingga kehadiran Akademi komunitas ini kita harapkan bisa menjadi solusi dari permasalahan ini, terutama melahrikan generasi siap kerja dan mampu membangun peluang kerja sendiri serta menjadi wirausahaan yang sukses, bukan menjadi generasi yang menggantungkan hidup untuk menanti penerimaan PNS,"jelasnya.

Untuk itulah Rusdi berharap mahasiswa dalam proses pembelajaran nantinya lebih aktif menggali dan menerima materi mata kuliah yang ada, sebaliknya pihak pengajar agar memberikan materi sesuai kebutuhan yang ada sehingga betul-betul lahir alumni yang siap kerja."Silahkan mengelola Akademi Komunitas Negeri ini dengan baik, Pemerintah Daerah siap memberikan dukungan penuh terhadap segala sesuatu yang membutuhkan peran pemerintah,"tandasnya.

Alumni Akan Dapat Sertifikat Kompetensi

Salah satu keunggulan dari keluaran Akademi Komunitas Negeri Sidrap yang merupakan program di luar domisili Politani Negeri Pangkep adalah para alumni akan diberikan sertifikat kompetensi bagi mereka yang berprestasi dan lulus tes kompetensi nantinya.

Hal tersebut disampaikan Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pangkep, Andi Asdar Jaya. Menurutnya, dalam kondisi saat ini, apalagi menyambut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), yang dibutuhkan adalah keterampilan kerja yang dibuktikan dengan adanya sertifikat kompetensi.

"Ada kalanya nanti, ijazah sudah tidak dibutuhkan, yang dibutuhkan adalah keterampilan kerja yang dibuktikan dengan sertifikat kompoetensi. Artinya nanti sertifikat itu lebih berharga dari pada ijazah,"jelas Asdar.

Tahun 2015 mendatang, ketika MEA sudah berlaku kata Asdar, maka persaingan tidak lagi bisa dibendung, ekspor, impor tidak bisa lagi dibatasi. "Makanya sangat disayangkan nantinya jika bapak Bupati mendatangkan investor di Sidrap, tenaganya berasal dari luar Sidrap,"katanya.

Untuk itulah sehingga Andi Asdar mengaku bangga dengan komitmen Bupati Sidrap, H Rusdi Masse membangun Akademi Komunitas Negeri Sidrap ini, sehingga ke depan, Sidrap bisa menjadi pusat pendidikan dan memiliki tenaga kerja profesional yang cukup.

"Kita tidak ragu, bahwa suatu saat Akademi Komunitas Negeri ini akan berubah menjadi Poltikenik atau Universitas,"katanya.

Asdar mengaku membina Akademi Komunitas bukan kali ini saja, sudah ad beberapa daerah yang dibina oleh Politeknik Pertanian Pangkep, hanya saja dari semua itu, Asdar mengaku baru kali ini menerima sambutan baik dari pihak pemerintah, terutama bupatinya.

"Saya bangga dengan komitmen bapak bupati, jujur ada daerah yang saat kita melakukan pembinaan disana penyambutan bupatinya kurang maksimal, bupatinya susah ditemui. Bahkan lebih parah kita sampai tidur di masjid. Tapi di Sidrap luar biasa, Insya Allah ke depan Akademi Komunitas ini akan cepat berkembang,"papar Asdar disela-sela kunjungan ruang kelas Akademi Komunitas Negeri Sidrap. (humas)

 

Bagikan: