Olimpiade Sains Madrasah (OSM) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 resmi dimulai di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Ahad pagi (17/5/2026).
Ajang tahunan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, di MTs Negeri 2 Sidrap, Jalan Masjid Agung No. 2, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae.
OSM 2026 diikuti oleh ratusan siswa jenjang MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA/SMK se-Sulawesi Selatan. Mereka berkompetisi dalam sejumlah bidang, antara lain Matematika, IPA, Ekonomi, Kimia, Biologi, Fisika, Geografi, dan IPS yang seluruhnya terintegrasi, demi memperebutkan tiket menuju tingkat nasional.
Gelaran tahun ini diselenggarakan oleh Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI), dengan Rumah Belajar bertindak sebagai mitra pelaksanaan tingkat provinsi.
Kegiatan ini didukung penuh oleh pihak Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Sidenreng Rappang selaku penyedia tempat acara.
Dalam sambutannya, Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa Olimpiade Sains Madrasah bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan ruang strategis untuk menguji mental dan memaksimalkan potensi berpikir anak.
"Menguji mental kita dalam memaksimalkan apa yang ada dalam otak dan akal pikiran kita. Maka, semua anak harus rajin ikut berkompetisi dan berlomba, sama seperti Olimpiade Sains Madrasah ini," ujarnya saat membuka OSM 2026.
Menurut Syaharuddin, tujuan utama olimpiade adalah menguji ilmu yang telah dipelajari siswa melalui jalur kompetisi resmi.
"Gunanya ikut olimpiade adalah agar ilmu yang kita pelajari bisa diuji coba lewat kompetisi seperti ini. Olimpiade sains ini bertujuan mengkaji dan menciptakan mental positif untuk anak-anak," lanjutnya.
Ia juga mengapresiasi capaian prestasi siswa Sidrap yang beberapa minggu lalu berhasil mengungguli sekolah-sekolah terbaik asal Makassar pada ajang nasional.
Menurutnya, semakin sering anak mengikuti perlombaan, semakin kuat pula mental kompetisi mereka.
"Semakin sering ikut lomba, semakin bagus. Mentalnya terasah sejak kecil sehingga menjadi mental juara yang luar biasa. Di sinilah tempat kompetisi dan uji mentalnya," tambah Syaharuddin.
Ia pun optimistis bahwa para peserta OSM 2026 merupakan calon pemimpin masa depan.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Bupati memastikan seluruh juara asal Sidrap akan mendapatkan penghargaan khusus dari Bupati dan Ketua DPRD.
Selain itu, semua peserta dari jenjang SD, SMP, madrasah, hingga pesantren yang mengikuti lomba akan diberikan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).
Khusus di titik lokasi Sidrap, OSM 2026 diikuti oleh 260 siswa yang berasal dari Sidrap, Barru, Parepare, Enrekang, dan Pinrang. Mereka bertanding dalam 11 mata pelajaran.
Para pemenang dari seleksi ini akan mewakili Provinsi Sulawesi Selatan pada babak final nasional di Malang, November mendatang.
Sementara itu, Pendiri Rumah Belajar Aisiahamzah sekaligus Ketua Panitia, Elly Hamzah, menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Bupati Sidrap.
Ini merupakan pertama kalinya kepala daerah hadir langsung untuk membuka ajang tersebut.
"Ini pertama kalinya dihadiri oleh orang nomor satu di kabupaten. Semoga dukungan seperti ini terus mengalir kepada kami," ungkap Elly.
Elly menegaskan, citra Kabupaten Sidrap ke depan harus diperluas. Tidak hanya dikenal sebagai lumbung padi dan lumbung penghafal Al-Qur'an, tetapi juga menjadi lumbung pencetak medali dari berbagai mata pelajaran, mulai dari jenjang TK hingga SMA.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pembimbing, guru, dan orang tua yang setia mendampingi siswa sejak pagi. Ucapan terima kasih khusus dialamatkan kepada Kepala MTsN 2 Sidenreng Rappang beserta tim yang telah mempersiapkan lokasi acara secara maksimal.
"Alhamdulillah, yang hadir bukan hanya anak-anak Sidrap, melainkan ada dari Barru, Parepare, Enrekang, dan Pinrang. Kita tunjukkan bahwa Sidrap bisa, dan itu sudah kita buktikan dengan prestasi anak-anak kita yang mampu menembus jajaran juara di Kota Makassar," jelas Elly.
Ia menambahkan, jumlah peserta di Sidrap kali ini merupakan yang terbanyak dibandingkan dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.
"Kami memohon maaf jika dalam pelaksanaan acara atau sambutan terdapat kekurangan. Semoga para calon peserta Olimpiade Sains Madrasah ini bisa berbuat yang terbaik, sehingga kita bisa bertemu dengan perwakilan seluruh Indonesia pada November mendatang di Malang," pungkasnya.
Pembukaan OSM 2026 ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Takyuddin Masse, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Syahrul Mubarak, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Ishany Kenre, Camat Maritengngae, para lurah se-Kecamatan Maritengngae, Kepala MTsN 2 Sidrap, serta sejumlah undangan lainnya.
Pewarta: ABDUL HASAN
Editor: NURYADIN SUKRI