Mengenal Inovasi Kebencanaan BPBD Sidrap: EDUKANSA, PABBISE, MAPATO, dan SIPANDA

Selasa, 28 April 2026
Mengenal Inovasi Kebencanaan BPBD Sidrap: EDUKANSA, PABBISE, MAPATO, dan SIPANDA

Mengenal Inovasi Kebencanaan BPBD Sidrap: EDUKANSA, PABBISE, MAPATO, dan SIPANDA

Semangat inovasi terus berkembang di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melalui partisipasi aktif para inovator dalam Kelas Inovasi Daerah yang difasilitasi oleh Bapperida setempat. 

Kegiatan ini menjadi wadah bagi lahirnya berbagai gagasan strategis yang bertujuan meningkatkan pelayanan kebencanaan secara lebih modern, efektif, dan responsif.

Pertama, ada inovasi EDUKANSA (Edukasi Kebencanaan Berbasis Media Sosial) yang digagas oleh Muhammad Ridwan Arisandi. Inovasi ini memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi masyarakat terkait mitigasi, kesiapsiagaan, dan penanganan bencana secara cepat serta mudah diakses.

Sejalan dengan itu, Ardi Anugrah menghadirkan PABBISE (Program Aksi Bencana Berbasis Inovasi Sidenreng), sebuah program yang berfokus pada penguatan aksi kebencanaan melalui kolaborasi masyarakat dan respons cepat berbasis kebutuhan daerah.

Pada sektor logistik, Kasmawati menggagas MAPATO (Manajemen Pantau Stok Logistik Otomatis), yakni sistem digital untuk memantau ketersediaan logistik kebencanaan secara otomatis dan real-time guna meningkatkan efektivitas distribusi bantuan.

Sementara itu, Ilham Amsir mengembangkan SIPANDA (Sistem Pengelolaan Data Bencana Daerah), sebuah inovasi yang mendukung pengelolaan data kebencanaan secara terintegrasi, sistematis, dan akurat sebagai dasar perencanaan serta pengambilan kebijakan.

Keempat inovasi tersebut mencerminkan komitmen BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif, berbasis teknologi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. 

Melalui penguatan edukasi, aksi lapangan, logistik, dan data kebencanaan, BPBD diharapkan semakin mampu membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh dan berkelanjutan.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...