Puskesmas Barukku Luncurkan Tiga Inovasi Terintegrasi guna Tekan Angka Stunting

Selasa, 5 Mei 2026
Puskesmas Barukku Luncurkan Tiga Inovasi Terintegrasi guna Tekan Angka Stunting

Puskesmas Barukku Luncurkan Tiga Inovasi Terintegrasi guna Tekan Angka Stunting

UPT Puskesmas Barukku Kecamatan Pitu Riase Kabupaten Sidrap memperkenalkan tiga program inovasi unggulan yang dirancang untuk mempercepat pencegahan dan penanganan stunting di wilayah kerjanya. 

Ketiga inovasi tersebut mengintegrasikan pemeriksaan dini ibu hamil, edukasi gizi berbasis digital, hingga gerakan sadar tumbuh kembang anak. 

Inovasi ini lahir dari inisiatif tiga tenaga kesehatan profesional di UPT Puskesmas Barukku. Pertama, Surinati, S.ST. selaku Bidan Koordinator dengan program SABDA ABDINI atau Sasaran Ibu Hamil Periksa Sedini Mungkin.

Kedua, Andi Arlinda, S.Tr.Gz. sebagai Nutrisionis melalui program LENTERA atau Leaflet Edukasi Nutrisi Terintegrasi Media Digital.

Ketiga, Nurmiati, A.Md. Keb. selaku Bidan Desa Compong melalui program GARDA TUMBANG atau Gerakan Sadar Tumbuh Kembang Anak.

Kehadiran inovasi ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kasus ibu hamil dengan kekurangan energi kronik serta balita yang memiliki masalah gizi dan risiko stunting di lapangan. 

Kurangnya kesadaran pemeriksaan kehamilan dini serta keterbatasan akses edukasi gizi menjadi dasar utama munculnya gagasan tersebut.

Tujuan utamanya adalah mendorong ibu hamil agar memeriksakan kehamilan sedini mungkin melalui SABDA ABDINI, memperluas akses edukasi gizi digital lewat LENTERA, serta memastikan tumbuh kembang anak terpantau secara rutin dan terintegrasi melalui GARDA TUMBANG.

Sosialisasi program-program tersebut dilakukan secara partisipatif dalam kegiatan pelatihan Tim Pelaksana Pemberian Makanan Tambahan yang dihadiri oleh para kader posyandu, perangkat desa, serta tenaga kesehatan di aula pertemuan Puskesmas Barukku.

Respons masyarakat terhadap peluncuran ini sangat positif yang terlihat dari tingginya kehadiran dan keaktifan peserta dalam diskusi.

Antusiasme peserta tampak menonjol terutama saat sesi simulasi penggunaan kode QR pada media LENTERA yang dinilai memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi kesehatan secara mandiri melalui perangkat seluler.

Penerapan inovasi ini akan difokuskan pada desa-desa binaan, termasuk Desa Compong, melalui optimalisasi kegiatan di posyandu maupun poskesdes.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah desa serta partisipasi aktif para kader dalam implementasi di lapangan, inovasi ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat dalam mewujudkan generasi bebas stunting di wilayah kerja Puskesmas Barukku. 

Selain itu, inovasi GARDA TUMBANG juga dinilai sangat praktis karena langsung menyentuh kebutuhan dasar orang tua dalam memantau pertumbuhan anak secara rutin.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...