Nurkanaah Tekankan Inovasi untuk Pemerintahan Efektif dan Transparan

Jum'at, 13 Februari 2026
Nurkanaah Tekankan Inovasi untuk Pemerintahan Efektif dan Transparan

Nurkanaah Tekankan Inovasi untuk Pemerintahan Efektif dan Transparan

Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, menekankan implementasi inovasi untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan inovatif.

Demikian disampaikannya saat membuka Kelas Inovasi bertema “Kick Off Pendampingan Inovasi Daerah Tahun 2026” di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, Jumat (13/2/2026). 

Kegiatan ini diikuti seluruh CPNS lingkup SKPD, para inovator, dan calon inovator dari berbagai perangkat daerah.

Turut hadir Kepala Bapperida Herwin, Kadis Biciptapera Abdul Rasyid, Kadisnakkan Ahmad Dollah, Plt Kadisdikbud Sirajuddin, serta sejumlah undangan lainnya.

Nurkanaah menjelaskan, Kelas Inovasi bertujuan menegaskan kebijakan satu perangkat daerah satu inovasi, memberikan pendampingan teknis penyusunan proposal dan dokumen inovasi, serta memetakan potensi inovasi di masing-masing perangkat daerah untuk persiapan kompetisi inovasi.

"Ini sejalan dengan misi ke-6 Bupati dan Wakil Bupati Sidrap yakni meningkatkan tata kelola pemerintahan berbasis digitalisasi dan inovasi," ujarnya. 

Misi ini, sambungnya, tercantum dalam RPJMD pada tujuan ke-6, dengan sasaran meningkatnya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah yang diukur melalui Indeks Inovasi Daerah (IID). 

Nurkanaah berharap perangkat daerah segera menindaklanjuti kegiatan ini melalui penguatan komitmen internal, peningkatan kualitas dokumen inovasi, dan percepatan penginputan inovasi ke IID Kementerian Dalam Negeri.

Panitia pelaksana, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Andi Soeharto, menyebut dasar kegiatan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2022, Peraturan Bupati Nomor 38 Tahun 2026, serta Surat Edaran Bupati Nomor 400.1.2.5/3775/Bapperida tentang Penjaringan Inovasi Daerah Tahun 2026.

Ia melaporkan hasil penjaringan sebanyak 160 inovasi dari perangkat daerah dan masyarakat. Jumlah inovasi terbanyak berasal dari Dinas Kesehatan sebanyak 68 inovasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 48 inovasi, dan tiga inovasi diusulkan langsung oleh masyarakat.

Pewarta: AKBARUDDIN 
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...