Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) Provinsi Sulawesi Selatan, menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia dengan memperkuat aksi nyata di bidang lingkungan melalui Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Bupati Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nurkanaah dalam menjalankan program Sidrap Bersih secara terstruktur dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Sidrap Nomor 600.4.15/8/DLH Tahun 2025 tentang Gerakan ASRI yang ditandatangani pada 9 Februari 2026 sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah serta kebijakan Gubernur Sulawesi Selatan tentang Jumat Bersih.
Surat edaran itu ditujukan kepada pimpinan OPD, camat, kepala desa dan lurah, kepala sekolah/madrasah, pimpinan instansi vertikal, serta komunitas atau lembaga pemerhati lingkungan se-Kabupaten Sidenreng Rappang.
Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan, kerja bakti pembersihan lingkungan dilaksanakan secara rutin dan serentak setiap hari Jumat.
“Kegiatannya meliputi pembersihan fasilitas umum, saluran air, ruang terbuka hijau, serta lingkungan sekitar kantor, sekolah, rumah ibadah, dan permukiman warga,” tegas Bupati.
Ia juga menekankan pentingnya peran pimpinan wilayah dan instansi dalam mengoordinasikan langsung kegiatan tersebut.
“Kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, dan seluruh pimpinan instansi vertikal mengoordinasikan pelaksanaan kerja bakti di wilayah masing-masing serta melibatkan seluruh elemen masyarakat,” lanjutnya.
Selain itu, instansi pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas lokal diimbau berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Dokumentasi kegiatan juga diminta disampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sidrap sebagai bahan evaluasi dan publikasi.
Gerakan Indonesia ASRI ini selaras dengan program unggulan Sidrap Bersih yang selama ini telah berjalan. Dengan terbitnya surat edaran tersebut, Pemkab Sidrap menegaskan bahwa seluruh aktivitas kebersihan kini diperkuat dalam satu gerakan bersama yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Editor: NURYADIN SUKRI