Lewat Praktik CTPS, KKN PK Unhas Tingkatkan Kesadaran PHBS Siswa SDN 4 Arawa

Jum'at, 31 Juli 2026
Lewat Praktik CTPS, KKN PK Unhas Tingkatkan Kesadaran PHBS Siswa SDN 4 Arawa

Lewat Praktik CTPS, KKN PK Unhas Tingkatkan Kesadaran PHBS Siswa SDN 4 Arawa

Siswa UPT SD Negeri 4 Arawa, Kecamatan Watang Pulu, mendapat pelatihan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN PK) Universitas Hasanuddin, Rabu (29/7/2026), guna membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini.

Kegiatan bertajuk "PHBS CERDAS: Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui Demonstrasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sebagai Upaya Pencegahan Diare pada Siswa Sekolah Dasar" ini menyasar siswa kelas V dengan tujuan meningkatkan pengetahuan sekaligus keterampilan mereka dalam menerapkan kebiasaan hidup sehat sejak dini.

Program dipandu Alini Amanda (NIM K011231033) sebagai penanggung jawab. Penyuluhan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal siswa mengenai PHBS, pentingnya CTPS, serta pencegahan diare.

Dalam sesi edukasi, mahasiswa menjelaskan bahwa tangan yang kotor dapat menjadi media masuknya bakteri dan virus penyebab berbagai penyakit, termasuk diare. Siswa juga dikenalkan berbagai kebiasaan sederhana untuk mencegah penyakit tersebut, seperti mencuci tangan menggunakan sabun, memotong kuku secara rutin, mengonsumsi air matang, membuang sampah pada tempatnya, serta memilih makanan yang bersih dan aman.

Materi kemudian dilanjutkan dengan penjelasan mengenai lima waktu penting mencuci tangan menggunakan sabun, yakni sebelum makan, setelah dari toilet, setelah bermain, setelah memegang sampah, serta setelah batuk atau bersin.

Agar lebih mudah dipahami, mahasiswa KKN PK Unhas juga mendemonstrasikan enam langkah CTPS yang benar. Seluruh siswa mengikuti simulasi secara bersama-sama sehingga dapat mempraktikkan setiap tahapan dengan benar.

Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti materi, aktif menjawab pertanyaan, serta berani mempraktikkan enam langkah CTPS di depan kelas.

Sebagai evaluasi, kegiatan ditutup dengan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil pengamatan menunjukkan siswa semakin memahami pentingnya PHBS, mengetahui waktu-waktu penting mencuci tangan menggunakan sabun, serta mampu mempraktikkan enam langkah CTPS dengan baik.

Melalui program PHBS CERDAS, mahasiswa KKN PK Universitas Hasanuddin berharap siswa dapat membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya menerapkan cuci tangan pakai sabun dalam aktivitas sehari-hari. Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan dapat membantu menurunkan risiko diare sekaligus menumbuhkan budaya hidup sehat di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...