Postur Tepat, Anak Hebat! Mahasiswa KKN Unhas Kampanyekan Kebiasaan Duduk dan Berdiri yang Benar

Sabtu, 1 Agustus 2026
Postur Tepat, Anak Hebat! Mahasiswa KKN Unhas Kampanyekan Kebiasaan Duduk dan Berdiri yang Benar

Postur Tepat, Anak Hebat! Mahasiswa KKN Unhas Kampanyekan Kebiasaan Duduk dan Berdiri yang Benar

Duduk membungkuk, berdiri dengan posisi tubuh yang kurang tepat, hingga membawa tas sekolah yang terlalu berat masih menjadi kebiasaan sebagian anak usia sekolah. 

Kondisi ini mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar program "Postur Tepat, Anak Hebat" di SD Negeri 1 Amparita dan SD Negeri 2 Amparita pada 30–31 Juli 2026. 

Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak membiasakan postur tubuh yang benar sejak dini untuk menjaga kesehatan tulang belakang.

Program kerja ini dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026 di SD Negeri 1 Amparita dan berlanjut pada Jumat, 31 Juli 2026 di SD Negeri 2 Amparita. 

Kegiatan berlangsung pukul 08.00–10.00 WITA dengan sasaran siswa kelas V sekolah dasar yang sedang berada pada masa pertumbuhan.

Program diprakarsai oleh St. Suleha Ali, mahasiswa Program Studi Fisioterapi Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin. 

Kegiatan ini dilatarbelakangi masih ditemukannya kebiasaan postur yang kurang tepat pada anak usia sekolah, seperti duduk membungkuk, berdiri tidak seimbang, serta membawa tas sekolah yang terlalu berat.

Apabila dilakukan secara terus-menerus selama masa pertumbuhan, kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan postur, seperti kifosis, lordosis, maupun skoliosis. 

Karena itu, mahasiswa memperkenalkan prinsip ergonomi sederhana yang dapat diterapkan siswa dalam aktivitas sehari-hari sebagai upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan tulang belakang.

Kegiatan diawali dengan pengisian kuesioner pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta mengenai postur ergonomis.

Selanjutnya, mahasiswa memberikan edukasi menggunakan media presentasi dan poster. Materi yang disampaikan meliputi posisi duduk, berdiri, berjalan, serta cara membawa tas sekolah yang benar sesuai prinsip ergonomi.

Suasana pembelajaran berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan demonstrasi. Mahasiswa tidak hanya menjelaskan materi, tetapi juga mengajak siswa mempraktikkan langsung posisi tubuh yang benar dalam aktivitas sehari-hari.

"Siapa yang kalau belajar di kelas sering duduk membungkuk atau memiringkan badan?" tanya St. Suleha Ali kepada para peserta.

Sejumlah siswa mengacungkan tangan dan mengakui masih memiliki kebiasaan tersebut. 

Menanggapi hal itu, St. Suleha Ali menjelaskan bahwa posisi duduk yang salah dan dilakukan secara berulang dapat meningkatkan beban pada tulang belakang. 

Ia kemudian mengajak seluruh peserta mempraktikkan posisi duduk ergonomis dengan punggung bersandar pada kursi, kedua kaki menapak di lantai, serta pandangan lurus sejajar dengan meja belajar.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti simulasi, dan berdiskusi mengenai kebiasaan postur yang sering dilakukan di sekolah maupun di rumah.

Evaluasi dilakukan melalui pengisian post-test dan mini kuis. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai prinsip postur ergonomis setelah mengikuti edukasi. 

Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa juga memberikan suvenir kepada peserta yang aktif selama sesi pembelajaran.

Menurut St. Suleha Ali, masa sekolah dasar merupakan periode penting dalam pertumbuhan tulang dan otot. Karena itu, pembiasaan postur tubuh yang benar perlu dilakukan sejak dini.

"Kami berharap edukasi ini dapat membantu siswa memahami pentingnya menjaga postur tubuh yang baik dalam aktivitas sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti duduk, berdiri, berjalan, dan membawa tas dengan benar dapat menjadi langkah awal untuk mencegah gangguan muskuloskeletal di masa mendatang," ujarnya.

Demi keberlanjutan program, tim KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin menyerahkan poster edukasi postur ergonomis kepada SD Negeri 1 Amparita dan SD Negeri 2 Amparita. 

Poster tersebut dipasang di lingkungan sekolah sebagai media edukasi sekaligus pengingat bagi siswa agar terus menerapkan kebiasaan postur yang baik.

Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan program ini karena memberikan pengetahuan yang dapat langsung diterapkan oleh siswa, baik di sekolah maupun di rumah. 

Melalui kolaborasi antara Universitas Hasanuddin dan sekolah, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan menjaga postur tubuh yang baik sejak usia dini serta meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kesehatan sistem muskuloskeletal selama masa pertumbuhan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap edukasi yang diberikan tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa. 

Program ini juga diharapkan membentuk kebiasaan menjaga postur tubuh yang baik sebagai bagian dari gaya hidup sehat. 

Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah pun diharapkan terus berlanjut melalui berbagai program promotif dan preventif untuk mendukung terwujudnya generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...