EcoBooster Jadi Solusi! Mahasiswa KKN Unhas Optimalkan Pemanfaatan Limbah Organik di Desa Kampale

Selasa, 28 Juli 2026
EcoBooster Jadi Solusi! Mahasiswa KKN Unhas Optimalkan Pemanfaatan Limbah Organik di Desa Kampale

EcoBooster Jadi Solusi! Mahasiswa KKN Unhas Optimalkan Pemanfaatan Limbah Organik di Desa Kampale

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Angkatan 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan inovasi EcoBooster sebagai solusi mengoptimalkan pemanfaatan limbah organik rumah tangga di Desa Kampale, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang. 

Melalui edukasi dan praktik langsung, masyarakat diajak mengolah limbah organik menjadi foliar spray organik yang bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

Kegiatan yang diprakarsai Andi Syahri Fadhilah, mahasiswa Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unhas, berlangsung di rumah Bapak Lahaling, Dusun I, Desa Kampale, Senin (27/7/2026). 

Sekitar 35 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas Kepala Desa Kampale, Ketua PKK, Ketua BPD, dan masyarakat setempat. Peserta memperoleh materi mengenai pengertian EcoBooster, manfaat, keunggulan, serta fungsi bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatannya. 

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik membuat EcoBooster menggunakan air, air cucian beras, air gula merah, kulit jeruk, kulit bawang, kulit nanas, dan kulit pisang.

Seluruh tahapan pembuatan diperagakan secara langsung agar masyarakat dapat memahami proses fermentasi dan mampu mempraktikkannya secara mandiri di rumah. Produk hasil fermentasi tersebut nantinya dimanfaatkan sebagai foliar spray organik untuk membantu pertumbuhan tanaman.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, mulai dari formulasi bahan, teknik fermentasi, hingga cara penyimpanan EcoBooster agar kualitasnya tetap terjaga. Hal ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap pemanfaatan limbah organik yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Andi Syahri Fadhilah mengatakan, program tersebut merupakan penerapan ilmu yang diperolehnya selama menempuh pendidikan di Program Studi Kimia Unhas.

"Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan limbah organik menjadi produk yang bermanfaat bagi tanaman. Insyaallah, setelah proses fermentasi selesai, EcoBooster yang telah dibuat akan saya bagikan kepada masyarakat dalam bentuk foliar spray organik sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kampale, Ashar Sose, S.E., mengapresiasi inovasi yang dibawa mahasiswa KKN Unhas. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat tentang cara mengolah limbah organik menjadi produk yang bermanfaat sekaligus mendukung kebersihan lingkungan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Inovasi Desa 116 Unhas berharap masyarakat Desa Kampale semakin terdorong memanfaatkan limbah organik sebagai sumber daya bernilai guna, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, produktif, dan berkelanjutan.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...