Di Sumpang Mango, Program SIGAP Hipertensi Gerakkan Warga Lebih Peduli Cek Tekanan Darah

Senin, 27 Juli 2026
Di Sumpang Mango, Program SIGAP Hipertensi Gerakkan Warga Lebih Peduli Cek Tekanan Darah

Di Sumpang Mango, Program SIGAP Hipertensi Gerakkan Warga Lebih Peduli Cek Tekanan Darah

Kesadaran masyarakat Desa Sumpang Mango, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, terhadap pentingnya pemeriksaan tekanan darah terus ditingkatkan melalui Program SIGAP Hipertensi (Skrining dan Gerakan Antisipasi Hipertensi). 

Program yang digagas Sarah Anggraeni Efendi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin ini menghadirkan layanan skrining tekanan darah gratis sekaligus edukasi pencegahan hipertensi agar masyarakat semakin peduli terhadap deteksi dini penyakit tidak menular.

Program dilaksanakan selama dua hari. Kegiatan pertama berlangsung di Posyandu Sentosa pada 17 Juli 2026 dan diikuti 50 warga Desa Sumpang Mango. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sumpang Mango serta Kepala Dusun III sebagai bentuk dukungan pemerintah desa terhadap pelaksanaan deteksi dini hipertensi. Selanjutnya, kegiatan kedua digelar pada Sabtu, 25 Juli 2026, dengan partisipasi sekitar 33 warga.

Melalui program SIGAP Hipertensi, masyarakat memperoleh layanan pemeriksaan tekanan darah secara gratis sebagai langkah awal mengetahui kondisi kesehatannya. 

Pemeriksaan dilakukan oleh mahasiswa KKN Profesi Kesehatan menggunakan alat pengukur tekanan darah sesuai prosedur sehingga hasil yang diperoleh dapat menjadi gambaran awal kondisi tekanan darah setiap peserta.

Selain pemeriksaan, peserta juga diberikan penjelasan mengenai hasil skrining yang diperoleh. Warga dengan tekanan darah normal diimbau untuk tetap mempertahankan pola hidup sehat.

Sementara itu, peserta yang memiliki tekanan darah tinggi diberikan edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan lanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan, mengurangi konsumsi garam, meningkatkan aktivitas fisik, menjaga berat badan ideal, serta mematuhi anjuran tenaga kesehatan.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan. Warga bergantian mengikuti pemeriksaan tekanan darah dan aktif berdiskusi mengenai berbagai faktor yang dapat menyebabkan hipertensi. Banyak peserta mengaku baru pertama kali mengetahui kondisi tekanan darahnya melalui kegiatan skrining tersebut.

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering dijuluki silent killer karena dapat berkembang tanpa gejala, tetapi berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal apabila tidak terdeteksi serta tidak dikendalikan sejak dini. 

Karena itu, pemeriksaan tekanan darah secara berkala menjadi langkah penting dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi di masyarakat.

Melalui program SIGAP Hipertensi, diharapkan masyarakat Desa Sumpang Mango semakin terbiasa melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin sebagai upaya deteksi dini. 

Kolaborasi antara mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin, pemerintah desa, dan masyarakat juga diharapkan mampu mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih peduli terhadap kesehatan serta mencegah terjadinya komplikasi akibat hipertensi.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...