Bupati Sidrap Pacu Kompetensi Guru melalui Pelatihan AI

Sabtu, 31 Oktober 2026
Bupati Sidrap Pacu Kompetensi Guru melalui Pelatihan AI

Bupati Sidrap Pacu Kompetensi Guru melalui Pelatihan AI

Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang terus mendorong peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi dan transformasi digital di dunia pendidikan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Kecerdasan Artifisial (AI) yang dibuka Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya merealisasikan program kerja Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) melalui PGRI Power—Satu Juta Guru Mahir Koding dan Kecerdasan Artifisial.

Sebanyak 256 peserta mengikuti pelatihan tersebut. Para guru mendapatkan pembekalan mengenai kecerdasan artifisial serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran.

Bupati Syaharuddin Alrif mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas guru menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan teknologi yang berlangsung begitu cepat.

“Pelatihan ini sangat bagus untuk membantu guru-guru kita. Saya berharap setelah mengikuti pelatihan ini, ilmunya benar-benar diimplementasikan di sekolah, di tengah kemajuan teknologi dan transformasi digital,” ujar Syaharuddin.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Sidrap. Pendidikan, kata dia, merupakan fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang semakin maju.

“Kita mau mencerdaskan anak-anak kita, masyarakat kita. SDM kita harus diperbaiki,” tegasnya.

Selain meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, Syaharuddin juga mendorong para guru untuk melanjutkan pendidikan formal hingga jenjang doktor atau Strata Tiga (S3).

Menurutnya, guru harus menjadi teladan dalam semangat belajar dan pengembangan diri.

“Saya mendorong guru-guru untuk melanjutkan kuliah sampai jenjang doktor, S3. Jangan berhenti belajar. Ikhlaslah dalam menjalankan tugas dan terus tingkatkan kemampuan,” pesannya.

Syaharuddin juga mengingatkan para guru agar tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi mampu melakukan inovasi dan perubahan di lingkungan sekolah masing-masing.

“Visi dan misi kita adalah pendidikan unggul. Karena itu, lakukan inovasi dan perubahan di sekolahnya,” katanya.

Menurutnya, perkembangan kecerdasan artifisial harus dipandang sebagai peluang untuk memperkuat kualitas pendidikan. Guru diharapkan mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi secara tepat sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Ia berharap peserta ToT tidak hanya meningkatkan kemampuan pribadi, tetapi juga menularkan pengetahuan yang diperoleh kepada guru-guru lainnya di sekolah maupun di lingkungan pendidikan masing-masing.

Dengan demikian, program peningkatan kompetensi guru melalui koding dan kecerdasan artifisial dapat memberikan dampak lebih luas terhadap kualitas pembelajaran di Kabupaten Sidrap.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bachtiar, Kepala Dinas Pendidikan Sidrap Sirajuddin beserta jajaran, Sekretaris PGRI Muslimin, serta para guru peserta pelatihan.

Pewarta: REZKY MUBARAK 
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...