Edukasi Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal KKN Unhas Disambut Antusias Warga Desa Damai

Minggu, 2 Agustus 2026
Edukasi Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal KKN Unhas Disambut Antusias Warga Desa Damai

Edukasi Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal KKN Unhas Disambut Antusias Warga Desa Damai

Dalam upaya mendorong lahirnya wirausaha rumahan dan memperkuat perekonomian keluarga, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas), Junaisa, melaksanakan kegiatan Edukasi Kewirausahaan Dasar Berbasis Potensi Lokal di Aula Kantor Desa Damai, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan program kerja individu tersebut berlangsung mulai pukul 16.00 WITA dan diikuti sebanyak 20 peserta yang terdiri atas warga masyarakat serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Damai.

Edukasi ini bertujuan memberikan pemahaman dasar mengenai kewirausahaan, membangun karakter usaha, serta mendorong masyarakat mengoptimalkan potensi hasil pertanian lokal seperti kentang dan wortel agar memiliki nilai jual lebih tinggi melalui proses pengolahan dan penciptaan nilai tambah (value added).

Dalam sesi pemaparan materi, Junaisa menyampaikan empat pilar utama dalam membangun dan mengembangkan usaha rumahan.

Pertama, dasar dan tujuan kewirausahaan, yakni memahami pentingnya menciptakan nilai tambah dari produk lokal serta membangun kemandirian ekonomi keluarga.

Kedua, karakter utama wirausaha, dengan menanamkan mental percaya diri, kreatif, berani mengambil keputusan, dan pantang menyerah dalam menjalankan usaha.

Ketiga, pengembangan ide usaha, melalui pemanfaatan komoditas hasil tani lokal Desa Damai yang melimpah dan terjangkau sebagai bahan baku utama produk usaha.

Keempat, strategi pemasaran sederhana, dengan memaksimalkan penggunaan telepon genggam (smartphone) melalui fitur status WhatsApp dan media sosial sebagai sarana promosi digital yang hemat, mudah, dan efektif dari rumah.

Dalam pemaparannya, Junaisa menjelaskan bahwa membangun usaha rumahan tidak selalu membutuhkan modal besar. Menurutnya, hal utama yang diperlukan adalah keberanian memulai, kreativitas dalam mengolah potensi yang tersedia di lingkungan sekitar, serta kemampuan melihat kebutuhan pasar.

Penyampaian materi berlangsung secara komunikatif dan mudah dipahami oleh peserta. Warga dan pelaku UMKM yang hadir terlihat antusias mengikuti setiap sesi edukasi, terutama saat membahas peluang pengembangan produk berbasis hasil tani lokal Desa Damai.

Melalui kegiatan Kelas Edukasi Kewirausahaan Dasar ini, diharapkan muncul motivasi dan inspirasi baru bagi masyarakat serta pelaku UMKM Desa Damai untuk mengolah potensi lokal menjadi peluang usaha mandiri yang berkelanjutan.

Program tersebut juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga melalui penguatan kapasitas masyarakat dalam menciptakan produk bernilai ekonomi dan memperluas pemasaran usaha.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan serta komitmen bersama dalam mendukung kemajuan UMKM dan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Damai.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...