Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, Fauziah Nur Indha S, menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan dan bullying bagi siswa SD Negeri 5 Kulo, Desa Abbokongeng, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Kegiatan bertajuk “Mencegah Kekerasan dan Bullying pada Anak dengan Mewujudkan Sekolah Ramah Anak melalui Media Pengaduan Kekerasan dan Bullying” ini bertujuan memperkenalkan langkah pencegahan bullying serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak.
Program kerja tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin di bawah bimbingan Muhammad Junaid, SP., MP., Ph.D., MCE. Sosialisasi dilaksanakan pada Kamis, 17 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai dengan melibatkan siswa-siswi SD Negeri 5 Kulo sebagai peserta.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun bullying.
Sosialisasi tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap perlindungan anak, khususnya di lingkungan pendidikan. Kekerasan dan bullying yang terjadi di sekolah dapat memberikan dampak terhadap perkembangan mental, emosional, hingga prestasi belajar siswa.
Karena itu, edukasi sejak dini diperlukan untuk menumbuhkan kesadaran anak agar mampu saling menghargai dan menghormati sesama.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah, dampak bagi korban maupun pelaku, serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan bersama.
Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan Media Pengaduan Kekerasan dan Bullying sebagai sarana untuk melaporkan tindakan kekerasan secara aman dan bertanggung jawab.
Media tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih terbuka dalam menangani permasalahan kekerasan terhadap anak.
Penyampaian materi berlangsung secara interaktif melalui diskusi, sesi tanya jawab, serta contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti kegiatan dan menjawab pertanyaan yang diberikan selama sosialisasi.
“Saya berharap melalui sosialisasi ini, adik-adik dapat memahami bahwa bullying bukanlah perilaku yang dapat dibenarkan. Setiap anak memiliki hak untuk belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Semoga media pengaduan yang telah diperkenalkan dapat dimanfaatkan dengan baik apabila terjadi tindakan kekerasan atau bullying di lingkungan sekolah,” ujar Fauziah Nur Indha S.
Melalui program kerja ini, siswa SD Negeri 5 Kulo diharapkan semakin memahami pentingnya mencegah kekerasan dan bullying serta ikut berperan dalam mewujudkan Sekolah Ramah Anak.
Kegiatan ini menjadi salah satu kontribusi mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berpihak pada perlindungan anak.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI