Tidak Boleh Asal-asalan! KKN-PK Unhas Edukasi Warga Lombo Bijak Konsumsi Antibiotik

Minggu, 26 Juli 2026
Tidak Boleh Asal-asalan! KKN-PK Unhas Edukasi Warga Lombo Bijak Konsumsi Antibiotik

Tidak Boleh Asal-asalan! KKN-PK Unhas Edukasi Warga Lombo Bijak Konsumsi Antibiotik

Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat berdampak pada kesehatan masyarakat. Karena itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Desa Lombo mengedukasi warga agar bijak mengonsumsi antibiotik serta memahami pemanfaatan tanaman herbal secara aman.

Kegiatan bertajuk “Sinergi Pengobatan Rasional: Bijak Menggunakan Antibiotik dan Memanfaatkan Tanaman Herbal” tersebut digelar Kamis (23/7/2026) di Masjid Rukhul Iman, Desa Lombo, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Program ini diinisiasi oleh Muthia Kaharuddin, mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Hasanuddin, sebagai bagian dari rangkaian KKN-PK Angkatan 69 di Desa Lombo, di bawah supervisi Ryryn Suryaman Prana Putra, S.K.M., M.Kes. dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan pemahaman pentingnya penggunaan antibiotik secara rasional. Warga diedukasi bahwa antibiotik hanya digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri dan tidak efektif untuk penyakit yang disebabkan virus, seperti flu atau pilek.

Peserta juga diingatkan agar tidak membeli atau mengonsumsi antibiotik tanpa anjuran tenaga kesehatan serta selalu menghabiskan obat sesuai aturan. Hal tersebut penting untuk mencegah terjadinya resistensi antibiotik yang dapat membuat pengobatan menjadi lebih sulit.

Selain edukasi mengenai antibiotik, mahasiswa juga mengenalkan pemanfaatan tanaman herbal yang banyak dijumpai di lingkungan sekitar. Masyarakat diberikan pemahaman bahwa tanaman herbal dapat mendukung kesehatan, tetapi tetap harus digunakan secara tepat karena dapat berinteraksi dengan obat tertentu.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman awal peserta. Materi kemudian disampaikan menggunakan media presentasi sederhana dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Antusiasme warga terlihat saat sesi diskusi, tanya jawab, dan permainan edukatif berlangsung. Berbagai pertanyaan terkait penggunaan antibiotik, bahaya resistensi, manfaat tanaman herbal, hingga keamanan penggunaannya dibahas bersama. Di akhir kegiatan, peserta kembali mengikuti post-test sebagai evaluasi peningkatan pemahaman.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan literasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam penggunaan obat yang tepat dan pemanfaatan tanaman herbal secara aman.

Muthia Kaharuddin mengatakan edukasi tersebut diharapkan membuat masyarakat lebih memahami pentingnya penggunaan antibiotik sesuai indikasi.

“Kami berharap masyarakat memahami antibiotik tidak boleh digunakan sembarangan dan harus sesuai anjuran tenaga kesehatan. Tanaman herbal juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kesehatan dengan cara yang tepat dan aman,” ujarnya.

Kegiatan mendapat respons positif dari pemerintah desa dan masyarakat. Kolaborasi mahasiswa KKN-PK Unhas bersama warga Desa Lombo diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dalam menjaga kesehatan serta membangun kebiasaan penggunaan obat yang lebih bijak.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...