Murid SD di Desa Bina Baru Sidrap Jalankan Misi Detektif Gula, Ini Targetnya

Selasa, 28 Juli 2026
Murid SD di Desa Bina Baru Sidrap Jalankan Misi Detektif Gula, Ini Targetnya

Murid SD di Desa Bina Baru Sidrap Jalankan Misi Detektif Gula, Ini Targetnya

Suasana belajar di UPT SD Negeri 6 Kulo, Desa Bina Baru, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap dibuat berbeda pada Kamis (23/7/2026). Murid kelas III diajak menjadi "Detektif Gula" untuk mengungkap minuman mana yang aman dikonsumsi setiap hari dan mana yang perlu dibatasi karena kandungan gulanya tinggi. 

Lewat permainan edukatif yang seru, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menargetkan peningkatan literasi konsumsi gula sekaligus menanamkan kebiasaan memilih minuman yang lebih sehat sejak usia dini.

Program kegiatan ini bertajuk "Peningkatan Literasi Konsumsi Gula pada Minuman melalui Permainan Edukatif Misi Detektif Gula" dilaksanakan setelah berkoordinasi dengan Kepala UPT SD Negeri 6 Kulo dan wali kelas III. 

Kegiatan diawali dengan membagi murid ke dalam tiga kelompok untuk mengikuti permainan edukatif "Misi Detektif Gula". Setiap kelompok diminta mengidentifikasi berbagai jenis minuman yang dapat dikonsumsi setiap hari dan minuman yang sebaiknya dibatasi karena mengandung gula tinggi. 

Selama permainan berlangsung, para murid berdiskusi menentukan jawaban sehingga suasana belajar menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan mendorong kerja sama antarpeserta.

Setelah permainan selesai, mahasiswa memberikan edukasi mengenai dampak konsumsi gula berlebih terhadap kesehatan, pentingnya membatasi konsumsi minuman berpemanis, serta cara memilih minuman yang lebih sehat. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana dengan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami murid.

Penanggung jawab program kerja, Resky Amaliya Thasyia, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, mengatakan permainan dipilih sebagai media pembelajaran agar materi kesehatan lebih menarik bagi anak-anak.

"Melalui Misi Detektif Gula, kami ingin mengenalkan kepada murid bahwa tidak semua minuman aman dikonsumsi setiap hari. Harapannya, mereka dapat lebih bijak dalam memilih minuman dan mulai membiasakan pola konsumsi yang lebih sehat sejak usia dini," ujarnya.

Kepala UPT SD Negeri 6 Kulo menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, metode pembelajaran melalui permainan membuat murid lebih aktif dan mudah memahami materi.

"Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti setiap tahapan permainan. Materi yang disampaikan juga mudah dipahami karena dikemas secara menarik. Kami berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat terus dilakukan agar murid semakin sadar pentingnya memilih makanan dan minuman yang sehat," tuturnya.

Sebagai evaluasi, kegiatan diakhiri dengan kuis interaktif untuk mengukur pengetahuan murid setelah mengikuti permainan dan sesi edukasi. Hasil evaluasi menunjukkan ketiga kelompok mengalami peningkatan pengetahuan mengenai konsumsi gula pada minuman.

Salah seorang murid kelas III mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. "Permainannya seru dan saya jadi tahu minuman mana yang boleh diminum setiap hari dan mana yang harus dikurangi. Saya juga mau lebih sering minum air putih," tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap murid dapat menerapkan kebiasaan memilih minuman yang lebih sehat dalam kehidupan sehari-hari sebagai langkah awal mencegah berbagai penyakit tidak menular di masa mendatang.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...