Dari Teh Rambut Jagung hingga Website Desa, Mahasiswa KKN Unhas Bawa Beragam Program Solutif ke Desa Mattirotasi

Kamis, 16 Juli 2026
Dari Teh Rambut Jagung hingga Website Desa, Mahasiswa KKN Unhas Bawa Beragam Program Solutif ke Desa Mattirotasi

Dari Teh Rambut Jagung hingga Website Desa, Mahasiswa KKN Unhas Bawa Beragam Program Solutif ke Desa Mattirotasi

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) membawa beragam program solutif ke Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). 

Mulai dari pemanfaatan rambut jagung menjadi teh herbal, pelatihan pembuatan pestisida nabati dan susu kacang mete, edukasi karakter bagi siswa sekolah dasar, penerapan “safety sign” di lingkungan sekolah, teknologi tepat guna di sektor pertanian, hingga pengembangan website profil desa. Seluruh program tersebut dipaparkan dalam Seminar Program Kerja yang digelar pada Rabu (15/7/2026).

Seminar program kerja menjadi tahapan awal pelaksanaan pengabdian mahasiswa KKN di Desa Mattirotasi. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkenalkan program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN sekaligus membangun sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Mattirotasi, Bahar. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN Unhas serta berharap seluruh program yang telah disusun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Saya berharap adik-adik mahasiswa mampu berkolaborasi dengan masyarakat dalam menjalankan program-programnya," ujar Bahar saat membuka seminar.

Kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh Dosen Pendamping Kegiatan, Dr. Agus Mumang, S.K.M., yang memantau jalannya seminar sekaligus memberikan arahan kepada mahasiswa. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan program kerja yang selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat desa.

Sementara itu, Koordinator Desa (Kordes) KKN Mattirotasi, Abdul Samad, mengatakan kehadiran mahasiswa di desa bukan hanya untuk menjalankan program kerja, tetapi juga belajar bersama masyarakat.

"Saya dan teman-teman hadir bukan hanya untuk melaksanakan program kerja, tetapi juga untuk belajar dari masyarakat, memahami kehidupan dan kearifan lokal yang ada, serta saling berbagi pengetahuan dan pengalaman," ujarnya.

Dalam seminar tersebut, setiap mahasiswa mempresentasikan program kerja individu sesuai disiplin ilmu masing-masing. Seluruh program disusun berdasarkan hasil identifikasi potensi dan kebutuhan Desa Mattirotasi sehingga diharapkan dapat menjadi solusi yang aplikatif, bermanfaat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Selain program individu, tim KKN juga memaparkan program kerja kelompok berupa pengembangan Website Profil Desa Mattirotasi sebagai media informasi digital desa. Website tersebut dirancang untuk mendokumentasikan profil desa, potensi yang dimiliki, serta berbagai kegiatan masyarakat. Kehadirannya diharapkan dapat mendukung penyebarluasan informasi, promosi potensi lokal, sekaligus meningkatkan pelayanan informasi kepada masyarakat.

Melalui Seminar Program Kerja ini, mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Unhas berharap seluruh program yang telah dirancang dapat diimplementasikan secara optimal melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat. 

Dengan demikian, pelaksanaan KKN di Desa Mattirotasi diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Pewarta: ABDUL HASAN
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...