Komitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan terus diwujudkan RSUD Arifin Nu'mang Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melalui berbagai inovasi.
Salah satu inovasi yang memberikan dampak nyata ialah PELITA FARMASI (Pengoptimalan Expired Date melalui Layout dan visualisasi di Instalasi Farmasi RSUD Arifin Nu'mang Sidenreng Rappang) yang diinisiasi oleh Mulpi Alpia Annisa Putri, A.Md.Farm., Asisten Apoteker RSUD Arifin Nu'mang.
PELITA FARMASI lahir melalui proses aktualisasi Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebagai implementasi nilai-nilai dasar ASN yang berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
Dalam proses tersebut, Mulpi Alpia Annisa Putri mengidentifikasi permasalahan di Instalasi Farmasi, kemudian merancang solusi yang inovatif, sederhana, dan mudah diterapkan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian obat kedaluwarsa.
Penerapan PELITA FARMASI memberikan manfaat signifikan, baik dari sisi pelayanan maupun pengelolaan sumber daya. Dari aspek pelayanan, inovasi ini meningkatkan keamanan penggunaan obat sehingga keselamatan pasien lebih terjamin.
Petugas farmasi juga lebih mudah dan cepat mengidentifikasi obat yang mendekati masa kedaluwarsa, sehingga tindakan pencegahan dapat segera dilakukan untuk meminimalkan kerugian serta risiko dalam pelayanan.
Secara kuantitatif, PELITA FARMASI menunjukkan hasil yang sangat positif. Jumlah obat yang melewati masa kedaluwarsa berhasil ditekan hingga nol. Sementara itu, jumlah item obat yang mendekati masa kedaluwarsa kurang dari tiga bulan berkurang dari delapan item menjadi tiga item.
Selain itu, stok dari tiga item obat yang masih tersisa juga mengalami penurunan signifikan dibandingkan sebelum penerapan sistem layout dan visualisasi PELITA FARMASI.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa PELITA FARMASI mampu meningkatkan mutu pelayanan farmasi, mengoptimalkan pengelolaan persediaan obat, sekaligus mendukung keselamatan pasien sebagai prioritas utama pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Direktur RSUD Arifin Nu'mang, dr. Lisdiana Amin Asri, Sp.PK., mengapresiasi keberhasilan inovasi yang lahir dari aktualisasi Pelatihan Dasar CPNS tersebut. Menurutnya, PELITA FARMASI menjadi contoh nyata bagaimana ASN mampu menghadirkan solusi inovatif untuk menjawab berbagai permasalahan di lingkungan kerja.
"Kami sangat mengapresiasi inovasi PELITA FARMASI yang telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan tata kelola obat di RSUD Arifin Nu'mang. Kami berharap inovasi ini terus dikembangkan dan disempurnakan sehingga manfaatnya semakin luas. Tidak hanya mendukung pengelolaan obat yang lebih efektif dan aman di rumah sakit, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas dan berorientasi pada keselamatan pasien," ujar dr. Lisdiana.
Ia berharap inovasi yang lahir dari Pelatihan Dasar CPNS tersebut dapat menjadi budaya kerja yang berkelanjutan sekaligus menginspirasi lahirnya berbagai inovasi baru di lingkungan RSUD Arifin Nu'mang.
Dengan semangat inovasi dan perbaikan berkelanjutan, RSUD Arifin Nu'mang terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan terpercaya bagi masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI