Kenali Sakit Kepala, Cegah Bahaya: Mahasiswa KKN-PK Unhas Beri Edukasi Warga Desa Lombo

Sabtu, 25 Juli 2026
Kenali Sakit Kepala, Cegah Bahaya: Mahasiswa KKN-PK Unhas Beri Edukasi Warga Desa Lombo

Kenali Sakit Kepala, Cegah Bahaya: Mahasiswa KKN-PK Unhas Beri Edukasi Warga Desa Lombo

Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengenali tanda bahaya sakit kepala dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Lombo, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Melalui program edukasi bertajuk "Kenali Sakit Kepala, Cegah Bahaya: Edukasi Mengenali Tanda Bahaya Sakit Kepala, Penggunaan Obat yang Rasional, dan Indikasi Rujukan pada Masyarakat Desa Lombo", mahasiswa memberikan pemahaman cara mengenali gejala, penggunaan obat yang tepat, serta waktu yang perlu mendapatkan penanganan medis.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Kamis (23/7/2026), bertempat di Masjid Rukhul Iman, Desa Lombo. 

Program kerja ini diinisiasi oleh Felicia Virginia Thios, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Umum Universitas Hasanuddin, sebagai bagian dari pelaksanaan KKN-PK Angkatan 69 di Desa Lombo. 

Kegiatan ini dilaksanakan di bawah supervisi Ryryn Suryaman Prana Putra, S.K.M, M.Kes dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin.

Program ini menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan literasi kesehatan mengenai sakit kepala yang sering dialami, tetapi kerap dianggap sepele.

Edukasi difokuskan pada pemahaman mengenai perbedaan sakit kepala yang masih dapat ditangani secara mandiri dengan sakit kepala yang memerlukan penanganan medis segera. 

Peserta juga dibekali pengetahuan mengenai penggunaan obat pereda nyeri secara bijak agar terhindar dari penggunaan obat secara berlebihan serta memahami kapan harus memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan penyakit, deteksi dini kondisi yang berpotensi berbahaya, serta penguatan perilaku hidup sehat berbasis edukasi.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif sejak awal. Tim mahasiswa mengawali kegiatan dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta. Materi kemudian disampaikan melalui media presentasi sederhana dan mudah dipahami, disertai ilustrasi kasus sehari-hari agar peserta dapat mengenali berbagai kondisi sakit kepala yang umum dijumpai.

Untuk meningkatkan partisipasi, sesi edukasi dilengkapi dengan diskusi interaktif, tanya jawab, serta permainan edukatif yang membuat peserta antusias mengikuti kegiatan.

Berbagai pertanyaan mengenai penyebab sakit kepala, cara penggunaan obat yang benar, hingga tanda-tanda yang memerlukan rujukan dibahas bersama secara komunikatif.
Di akhir kegiatan, peserta kembali mengikuti post-test sebagai evaluasi terhadap peningkatan pemahaman setelah mengikuti edukasi.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Lombo diharapkan semakin memahami bahwa tidak semua sakit kepala memiliki penyebab yang sama. Dengan mengenali tanda bahaya lebih dini, menggunakan obat secara rasional, serta mengetahui waktu yang tepat untuk mencari pertolongan medis, masyarakat dapat mencegah keterlambatan penanganan penyakit yang mendasarinya.

Pemerintah desa dan masyarakat memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun budaya sadar kesehatan melalui edukasi yang berkelanjutan.

"Kami berharap masyarakat tidak lagi menganggap semua sakit kepala sebagai keluhan biasa. Pengetahuan sederhana mengenai tanda bahaya, penggunaan obat yang tepat, dan waktu yang tepat untuk berobat dapat membantu mencegah komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujar salah satu mahasiswa KKN-PK Unhas Posko Desa Lombo.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari peserta yang aktif berdiskusi sepanjang acara. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga melalui pengenalan dini gejala berbahaya serta pemanfaatan layanan kesehatan secara tepat.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...