Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja "Digitalisasi UMKM melalui Google Business Profile dan Google Maps sebagai Upaya Peningkatan Promosi dan Akses Informasi Usaha di Kelurahan Tanru Tedong" di Kelurahan Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Program yang dilaksanakan oleh Dwi Nureski Amaliah ini diawali dengan pendataan pelaku UMKM pada Kamis, 23 Juli 2026 dan Jumat, 24 Juli 2026. Selanjutnya, pada Senin, 27 Juli 2026, seluruh UMKM yang telah didata berhasil didaftarkan dan muncul pada Google Maps serta Google Business Profile.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja individu KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin di bawah bimbingan Dr. Eng. Ir. Purwanto, S.T., M.T.
Program ini dilaksanakan setelah mahasiswa menemukan masih banyak pelaku UMKM di Kelurahan Tanru Tedong yang belum memiliki identitas usaha secara digital sehingga masyarakat kesulitan menemukan lokasi maupun memperoleh informasi usaha.
Selain itu, digitalisasi UMKM juga menjadi salah satu arahan yang disampaikan pemateri dari Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang pada kegiatan pembekalan umum KKN sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM berbasis teknologi.
Oleh karena itu, mahasiswa melakukan pendataan identitas usaha, pengambilan titik koordinat lokasi, dokumentasi usaha, hingga pembuatan dan optimalisasi Google Business Profile.
Pendataan dilakukan selama dua hari karena pada hari pertama pelaksanaan terdapat agenda lain yang berlangsung bersamaan sehingga proses pendataan belum dapat diselesaikan secara maksimal dalam satu hari.
Secara keseluruhan, sebanyak 15 pelaku UMKM berhasil didata dan didaftarkan pada platform digital tersebut.
Penanggung jawab program kerja tersebut, Dwi Nureski Amaliah, menjelaskan program ini bertujuan membantu pelaku UMKM mengikuti perkembangan teknologi digital sekaligus memperluas jangkauan promosi usaha.
"Saya melihat masih ada UMKM di Kelurahan Tanru Tedong yang belum terdaftar di Google Maps maupun Google Business Profile. Padahal, keberadaan platform digital dapat memudahkan masyarakat menemukan lokasi usaha sekaligus menjadi media promosi yang mudah diakses. Program ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan yang kami terima saat pembekalan umum KKN agar mahasiswa dapat menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Salah satu pelaku UMKM yang mengikuti program ini, Nirwana, mengaku merasakan manfaat setelah usahanya berhasil terdaftar di Google Maps. Menurutnya, seluruh informasi usaha yang ditampilkan telah sesuai dengan kondisi sebenarnya, mulai dari nama usaha, alamat, nomor telepon, hingga foto usaha.
"Saya merasa senang karena usaha saya lebih mudah ditemukan oleh masyarakat. Informasi yang ditampilkan juga sudah sesuai. Pelanggan tidak perlu lagi bertanya tentang lokasi usaha karena bisa langsung mencarinya di Google Maps. Saya berharap usaha saya semakin dikenal oleh masyarakat, pelanggan bertambah, dan penjualan meningkat," ungkap Nirwana.
Program digitalisasi UMKM ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku usaha di Kelurahan Tanru Tedong.
Kehadiran UMKM pada Google Maps dan Google Business Profile tidak hanya mempermudah masyarakat memperoleh informasi dan menemukan lokasi usaha, tetapi juga membuka peluang promosi yang lebih luas sehingga dapat meningkatkan daya saing usaha lokal.
Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kapasitas dan daya saing UMKM, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha, serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dengan menghadirkan informasi lokasi usaha yang lebih mudah diakses masyarakat.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berharap digitalisasi UMKM di Kelurahan Tanru Tedong dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pelaku usaha, pemerintah kelurahan, serta masyarakat luas.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI