Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk AKSI CERIA (Aksi Cilik Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat): Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun untuk Pencegahan Diare dan Penyakit Infeksi pada Anak di SD Negeri 3 Belawae, Desa Lombo, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Rahma, mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, selaku penanggung jawab sekaligus pemateri utama.
Pelaksanaan program berada di bawah supervisi Ryryn Suryaman Pranata Putra, S.KM., M.Kes., sebagai dosen pendamping dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin.
Program AKSI CERIA menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN-PK Unhas dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran siswa sekolah dasar mengenai pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun sebagai langkah sederhana dalam mencegah diare dan berbagai penyakit infeksi.
Dalam penyampaian materi, Rahma menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan tangan karena tangan menjadi salah satu media yang mudah membawa kuman penyebab penyakit.
Siswa diberikan pemahaman mengenai risiko kesehatan yang dapat muncul ketika menyentuh benda kotor kemudian mengonsumsi makanan tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.
”Melalui kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun, anak-anak dapat mengurangi risiko terkena penyakit seperti diare, infeksi saluran pencernaan, dan penyakit menular lainnya,” jelasnya dalam kegiatan edukasi tersebut.
Pada sesi edukasi, siswa diperkenalkan dengan manfaat mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.
Dijelaskan bahwa penggunaan sabun dapat membantu mengangkat kotoran, bakteri, serta virus yang menempel pada permukaan tangan sehingga risiko penyebaran penyakit dapat diminimalkan.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, seperti sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain, setelah membuang sampah, serta setelah batuk atau bersin.
Untuk memperkuat pemahaman siswa, pemateri melakukan demonstrasi enam langkah cuci tangan pakai sabun yang benar sesuai anjuran kesehatan.
Para siswa kemudian mempraktikkan secara langsung setiap tahapan cuci tangan sehingga dapat menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.
Agar proses edukasi berlangsung lebih menarik, kegiatan diawali dan diselingi dengan sesi ice breaking. Aktivitas tersebut membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan sekaligus meningkatkan fokus dan keterlibatan siswa selama kegiatan berlangsung.
Siswa juga diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan serta berdiskusi mengenai kebiasaan menjaga kebersihan diri.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti praktik cuci tangan dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pemateri.
Melalui program AKSI CERIA, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap siswa SD Negeri 3 Belawae mampu memahami pentingnya menjaga kebersihan tangan serta menjadikan cuci tangan pakai sabun sebagai kebiasaan sehari-hari dalam menerapkan PHBS.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:
SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera): Mendorong peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat serta pencegahan penyakit menular pada anak usia sekolah.
SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): Mendukung peningkatan pengetahuan dan keterampilan kesehatan anak melalui edukasi yang interaktif dan berkelanjutan.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI