Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Talawe menghadirkan program SENTAK (Sehatkan Ternak melalui Edukasi Manajemen Kandang).
Program tersebut dilaksanakan di Desa Talawe, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Ahad (26/7/2026).
Kegiatan ini menggunakan metode door to door melalui kunjungan langsung ke rumah dan kandang peternak. Tujuannya mengedukasi peternak tentang manajemen kandang dan biosekuriti sebagai upaya mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Berbeda dengan penyuluhan yang dilakukan secara terpusat, program SENTAK mengusung pendekatan yang lebih personal.
Mahasiswa mengunjungi satu per satu rumah peternak sehingga materi edukasi dapat disesuaikan dengan kondisi kandang dan sistem pemeliharaan yang diterapkan masing-masing peternak.
Sebanyak 19 peternak sapi dan kambing menjadi sasaran kegiatan ini. Pada setiap kunjungan, mahasiswa memberikan edukasi mengenai manajemen kandang yang sehat, penerapan biosekuriti, pengenalan gejala dan cara penularan PMK, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kegiatan beternak sehari-hari.
Selain edukasi secara langsung, mahasiswa membagikan leaflet kepada setiap peternak sebagai media informasi yang dapat dipelajari kembali setelah kegiatan berlangsung.
Leaflet tersebut memuat informasi mengenai manajemen kandang yang sehat, penerapan biosekuriti, gejala dan cara penularan PMK, serta langkah-langkah pencegahan dalam pemeliharaan ternak.
Mahasiswa juga menyalurkan 20 tablet vitamin B kepada peternak sebagai bentuk dukungan untuk menjaga kesehatan dan produktivitas ternak.
Pemberian leaflet diharapkan menjadi media edukasi berkelanjutan, sedangkan vitamin B membantu mendukung kondisi kesehatan ternak sebagai bagian dari manajemen pemeliharaan yang baik.
Selama kunjungan, mahasiswa memberikan edukasi langsung di area kandang mengenai pentingnya menjaga kebersihan kandang, melakukan pembersihan dan desinfeksi secara berkala, menyediakan pakan dan air minum yang bersih, membatasi lalu lintas orang maupun hewan yang keluar masuk kandang, serta mengisolasi ternak yang menunjukkan gejala penyakit.
Mahasiswa juga menjelaskan tanda-tanda klinis PMK, cara penularannya, serta tindakan yang harus segera dilakukan apabila ditemukan ternak yang dicurigai terinfeksi.
Program SENTAK disusun berdasarkan hasil observasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat Desa Talawe. Berdasarkan hasil pengamatan selama pelaksanaan KKN, masih terdapat peternak yang menerapkan sistem pemeliharaan tradisional dengan biosekuriti yang belum optimal.
Selain itu, riwayat kejadian PMK di wilayah tersebut menjadi salah satu dasar dilaksanakannya edukasi secara langsung kepada peternak.
Pelaksana program kerja individu SENTAK, Namira Andjani, mengatakan pendekatan door to door dipilih agar edukasi dapat menjangkau peternak secara langsung sesuai kondisi kandang yang dimiliki.
"Melalui program SENTAK, saya berharap para peternak semakin memahami pentingnya manajemen kandang yang baik dan penerapan biosekuriti sebagai upaya pencegahan PMK. Dengan adanya edukasi langsung yang didukung leaflet sebagai media informasi dan pemberian vitamin B, diharapkan para peternak dapat menerapkan praktik pemeliharaan yang lebih baik sehingga kesehatan dan produktivitas ternak dapat terus terjaga," ujarnya.
Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Supervisor KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin, Dr. Ria Rezeki Sudarmin, S.K.M., M.Kes., sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan hewan serta kesejahteraan peternak.
Pelaksanaan program turut mendapat dukungan Pemerintah Desa Talawe dan masyarakat. Para peternak menyambut baik kegiatan tersebut serta antusias berdiskusi mengenai kesehatan ternak, sanitasi kandang, dan upaya pencegahan PMK.
Program SENTAK menjadi wujud kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kesehatan hewan dan kesejahteraan peternak.
Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan produktivitas peternakan, Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pencegahan penyakit pada hewan, Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penerapan biosekuriti dan manajemen peternakan yang baik, serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.
Melalui program SENTAK, Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Desa Talawe berharap para peternak semakin memahami pentingnya manajemen kandang yang baik, menerapkan biosekuriti secara konsisten.
Selain itu, diharapkan peternak memanfaatkan leaflet sebagai sumber informasi, serta melakukan langkah-langkah pencegahan PMK agar kesehatan ternak tetap terjaga, produktivitas meningkat, dan kerugian akibat penyakit dapat diminimalkan.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI