Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, melakukan peninjauan langsung terhadap pengerjaan infrastruktur jalan serta kondisi pertanian di Kecamatan Dua Pitue dan Pitu Riawa, Ahad (2/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati meninjau progres pengerjaan ruas jalan Salodua–Anabana serta jalan di Desa Bulucenrana. Setelah itu, ia mengecek kondisi tanaman padi milik petani di Desa Anabana, Desa Botto, dan Desa Bola Bulu.
Selain meninjau jalan dan lahan pertanian, Syaharuddin juga mengecek kondisi Bendungan Bulucenrana yang mengairi areal persawahan di Kecamatan Dua Pitue dan Pitu Riawa.
Ia turut meninjau Sungai Bola Bulu yang beberapa tahun lalu mengalami longsor dan mengancam permukiman warga serta lahan persawahan.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Dinas TPHPKP Suriyanto, perwakilan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, serta pemerintah setempat.
Di ruas Salodua–Anabana, Syaharuddin memastikan pengerjaan jalan berjalan sesuai target dan memenuhi standar kualitas agar dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
"Siang ini Kami berada di Desa Anabana. Tujuannya untuk melihat langsung kondisi jalan dari Salodua ke Anabana," ujarnya.
Ia menjelaskan, pekerjaan jalan telah menunjukkan perkembangan yang baik.
"Alhamdulillah pengerjaan untuk jalur ini sudah aman. Saat ini drainase kiri kanan sudah dikerjakan, termasuk persiapan penimbunan badan jalan. Insya Allah setelah ini akan dilakukan pengaspalan supaya jalannya mulus dan bisa dilalui dengan nyaman," katanya.
Syaharuddin juga mengungkapkan rencana melanjutkan pembangunan jalan hingga menghubungkan Anabana dengan Simpo.
"Untuk tahun depan kita usahakan lagi. Target kita dari Anabana ke Simpo supaya akses koneksi dari Rappang ke Pitu Riawa lebih cepat. Lewat di sini saja, sehingga masyarakat tidak perlu memutar jauh lagi. Ini untuk memperlancar perekonomian, agar hasil pertanian bisa lebih cepat sampai ke pasar," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti kondisi musim kemarau yang masih berlangsung dan meminta masyarakat terus mengoptimalkan sumber air yang tersedia.
"Sekarang yang dibutuhkan adalah air. Kurang lebih satu bulan lagi. Saya minta masyarakat tetap berupaya maksimal memompa sumber air yang ada," ucapnya.
Menurutnya, pemerintah akan mengoptimalkan dukungan berupa tambahan pompa air dan jaringan listrik menuju area persawahan.
"Nanti penanganannya, untuk tambahan pompa dan listrik masuk sawah akan kita optimalkan. Segera dimanfaatkan oleh masyarakat," katanya.
Setelah melihat langsung kondisi pertanian, Syaharuddin menilai pertumbuhan tanaman padi cukup baik.
"Saya lihat sendiri tadi padinya bagus. Tinggal dirawat, dijaga airnya dan pupuknya. Insya Allah hasilnya juga akan bagus," ujarnya.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur dan peningkatan produktivitas pertanian.
"Pemerintah hadir untuk memastikan dua hal, jalannya lancar dan sawahnya produktif. Karena Sidrap ini lumbung pangan. Kalau jalannya bagus dan airnya cukup, maka petani kita sejahtera," tegasnya.
Syaharuddin juga meminta kepala desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani terus bersinergi dengan pemerintah.
"Saya titip kepada kepala desa, penyuluh, dan kelompok tani. Mari kita jaga bersama-sama. Kalau ada masalah, langsung sampaikan kepada kami," pesannya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Bulucenrana menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah.
Menurutnya, perbaikan jalan dan pendampingan di sektor pertanian sangat membantu kelancaran distribusi hasil panen masyarakat.
Kegiatan peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dalam menjalankan 14 Program Unggulan, khususnya pada sektor infrastruktur dan pertanian sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
Pewarta: ABDUL HASAN
Editor: NURYADIN SUKRI