Dari Bank Sampah hingga Briket Sekam, KKN Unhas Paparkan Program Kerja di Desa Wanio

Sabtu, 15 Agustus 2026
Dari Bank Sampah hingga Briket Sekam, KKN Unhas Paparkan Program Kerja di Desa Wanio

Dari Bank Sampah hingga Briket Sekam, KKN Unhas Paparkan Program Kerja di Desa Wanio

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN Tematik) Inovasi Desa Universitas Hasanuddin Gelombang 116 memperkenalkan sejumlah program inovatif dalam Seminar Program Kerja di Desa Wanio, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu (12/8/2026). 

Mulai dari pengelolaan sampah, pemanfaatan limbah pertanian, hingga edukasi masyarakat menjadi bagian dari program yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dan potensi desa.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (12/8/2026) pukul 20.00 WITA hingga selesai tersebut dihadiri 34 peserta dan digelar di samping Posko KKN Tematik Desa Wanio. Seminar menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan rencana kegiatan sekaligus membangun komunikasi dan kolaborasi bersama masyarakat.

Salah satu program unggulan yang diperkenalkan yakni Bank Sampah, sebuah program yang berfokus pada edukasi pemilahan dan pengelolaan sampah rumah tangga. Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mendorong pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan program Kobar (Kebersamaan melalui Nonton Bareng Piala Dunia) sebagai kegiatan yang mengedepankan interaksi sosial dan mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa Wanio.

Di bidang pertanian dan lingkungan, sejumlah program individu turut dipaparkan, seperti pelatihan pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk organik, pembuatan pestisida nabati, serta pemanfaatan limbah sekam padi menjadi briket arang sebagai bahan bakar alternatif.

Mahasiswa juga menghadirkan program edukasi lainnya, seperti eksperimen fisika untuk pembelajaran masyarakat, sosialisasi Tablet Tambah Darah, serta pembuatan papan informasi jalan menggunakan aksara Lontara sebagai upaya memperkenalkan nilai budaya lokal.

Seminar berlangsung interaktif melalui pemaparan program, diskusi, serta penyampaian masukan dari masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah sebagai bagian dari upaya memperkuat kedekatan antara mahasiswa KKN dan warga Desa Wanio.

Melalui berbagai program tersebut, mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Unhas Gelombang 116 berharap kehadiran mereka dapat memberikan manfaat nyata serta mendukung pengembangan potensi Desa Wanio melalui inovasi yang berbasis kebutuhan masyarakat.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...