Porsenijar PGRI Sulsel Sukses Digelar, Bupati Syaharuddin Apresiasi Dukungan Seluruh Pihak

Selasa, 7 Juli 2026
Porsenijar PGRI Sulsel Sukses Digelar, Bupati Syaharuddin Apresiasi Dukungan Seluruh Pihak

Porsenijar PGRI Sulsel Sukses Digelar, Bupati Syaharuddin Apresiasi Dukungan Seluruh Pihak

Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi berakhir, Senin malam (6/7/2026). 

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan pelaksanaan ajang dua tahunan itu.

Apresiasi tersebut disampaikan Syaharuddin saat menutup secara resmi Porsenijar di Halaman Masjid Agung Pangkajene. Menurutnya, keberhasilan Sidrap menjadi tuan rumah tidak terlepas dari kekompakan, kerja keras, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

"Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder. Mulai dari panitia pelaksana, Pengurus PGRI Kabupaten Sidrap, kepala OPD yang menjadi liaison officer (LO), Forkopimda, Ketua dan Anggota DPRD, camat, lurah, kepala desa, hingga seluruh masyarakat yang telah bekerja menyukseskan Porsenijar," ujarnya.

Syaharuddin menilai pelaksanaan Porsenijar tidak hanya sukses sebagai ajang olahraga, seni, dan pembelajaran, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat. Kehadiran sekitar 75 ribu peserta dan tamu selama kegiatan berlangsung dinilai mampu menggerakkan perekonomian daerah.

Ia mengatakan, keramahan masyarakat Sidrap menjadi salah satu faktor yang mendapat banyak apresiasi dari para tamu. Nilai-nilai sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge tercermin melalui sambutan hangat warga kepada kontingen dari berbagai daerah.

"Banyak cerita yang saya dengar. Ada warga yang mengeluarkan biaya pribadi hingga Rp8 juta hanya untuk menjamu tamunya. Itulah karakter masyarakat Sidrap, suka berkorban, 'massaromase', dan berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat)," ungkapnya.

Syaharuddin mengaku sejak awal telah meminta kontingen Sidrap bertanding secara profesional meski berstatus sebagai tuan rumah. "Saya sudah menginformasikan dari awal, tunjukkan kemampuan dan prestasi. Walaupun kita tuan rumah, kita harus bertanding secara profesional," katanya.

Harapan tersebut, lanjutnya, terjawab dengan keberhasilan Sidrap keluar sebagai juara umum sekaligus peraih medali emas terbanyak pada Porsenijar PGRI Sulsel 2026.
Menurut Syaharuddin, prestasi tersebut menjadi bukti kualitas guru-guru Sidrap sekaligus bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan.

"Kalau guru punya kualitas, kompetensi, dan prestasi, saya yakin anak-anak didiknya juga akan ikut termotivasi. Lewat Porsenijar ini, kehebatan guru-guru Sidrap ditunjukkan kepada Sulawesi Selatan," tuturnya.

Ia berharap capaian tersebut dapat berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sidrap. "Target kita, Sidrap masuk lima besar IPM di Sulawesi Selatan," ucapnya.

Di akhir sambutannya, Syaharuddin kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menunjukkan loyalitas dan totalitas sebagai tuan rumah.

"Saya sangat senang dan bangga. Kita telah mengangkat harkat dan martabat orang Sidrap sebagai masyarakat yang berakhlak, beretika, dan menjunjung falsafah Resopa Temmangingi Naletei Pammase Dewata," pungkasnya.

Pewarta: ABDUL HASAN
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...