Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah memimpin rapat evaluasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Baruga Rumah Jabatan Bupati, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Rabu (20/5/2026).
Langkah strategis ini diambil Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang demi mengakselerasi pengembangan koperasi di seluruh wilayah desa dan kelurahan, sekaligus mengurai berbagai kendala taktis yang dihadapi di lapangan.
Pertemuan tersebut difokuskan pada peninjauan menyeluruh terhadap progres kelembagaan serta kesiapan pembangunan fisik agar infrastruktur ekonomi ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Rapat evaluasi terpadu ini dihadiri oleh jajaran lintas sektor yang terdiri atas unsur jajaran komando kewilayahan, organisasi perangkat daerah, hingga aparatur pemerintahan tingkat kecamatan dan desa.
Tampak hadir Kasdim 1420 Mayor Inf Wahyudi, Kepala Dinas Biciptapera Abdul Rasyid, Kepala Dinas Pemdes PPA Andi Surya Praja Hadiningrat, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Kepala Dinas Koperasi UKM Nakertrans Adli Lukman, serta Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sirajuddin.
Komitmen pengawalan program ini juga diperkuat oleh kehadiran para lurah, kepala desa, Babinsa, pengurus KDKMP, serta sejumlah camat yang di antaranya adalah Camat Dua Pitue, Camat Pitu Riase, dan Camat Pitu Riawa.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah membedah secara mendalam perkembangan realisasi KDKMP di setiap wilayah, yang meliputi verifikasi kesiapan administrasi, penguatan struktur kelembagaan, hingga penentuan titik koordinat lokasi pembangunan fisik koperasi.
Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan pentingnya percepatan pembangunan koperasi dengan tetap mengedepankan perencanaan yang matang dan pengelolaan yang profesional.
“Pembangunan dan pengelolaannya harus dipersiapkan dengan baik agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pendamping, hingga pengurus koperasi, untuk memperkuat sinergi dalam menyelesaikan berbagai kendala di lapangan.
Dalam sesi evaluasi, para kepala desa dan lurah turut menyampaikan sejumlah hambatan yang dihadapi selama proses pembangunan koperasi.
Kendala tersebut meliputi kesiapan lahan, administrasi, hingga tahapan teknis pembangunan yang masih membutuhkan pendampingan dan koordinasi lintas sektor.
Sementara itu, Wakil Bupati Nurkanaah menekankan pentingnya penentuan lokasi pembangunan koperasi yang strategis dan mudah dijangkau masyarakat.
"Lokasi yang tepat akan sangat menentukan optimalisasi aktivitas koperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi warga," jelasnya.
Melalui evaluasi berkala ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap optimis program pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh wilayah dapat berjalan terarah, tepat sasaran, serta mampu mengokohkan pilar kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Pewarta: REZKY MUBARAK
Editor: NURYADIN SUKRI