Kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat mulai diperkuat di lingkungan SMA Negeri 7 Sidrap melalui program SIGAP PPGD (Siswa Tanggap Gawat Darurat dan Pertolongan Pertama) yang dilaksanakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin.
Program tersebut memberikan bekal tanggap gawat darurat dan keterampilan pertolongan pertama kepada anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMA Negeri 7 Sidrap, Jumat (7/8/2026), sebagai upaya meningkatkan kemampuan siswa dalam memberikan bantuan awal saat terjadi kondisi darurat.
Melalui kegiatan ini, anggota PMR mendapatkan pembelajaran mengenai pengenalan kondisi kegawatdaruratan, prinsip dasar pertolongan pertama, penilaian awal korban, hingga tindakan awal yang dapat dilakukan sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga kesehatan.
Setelah sesi materi, peserta mengikuti demonstrasi dan praktik langsung teknik pertolongan pertama, seperti pembalutan luka, pembidaian, serta penggunaan perban dengan pendampingan mahasiswa KKN-PK Unhas.
Penanggung jawab kegiatan, Hikmah Ramadhani Mursalim, mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Hasanuddin, menyampaikan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri anggota PMR dalam menghadapi situasi darurat.
“Melalui kegiatan SIGAP PPGD ini, kami berharap anggota PMR tidak hanya memahami teori pertolongan pertama, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan dasar tersebut secara tepat dan aman ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, anggota PMR SMA Negeri 7 Sidrap menunjukkan antusiasme melalui keaktifan mengikuti materi, berdiskusi, serta mempraktikkan langsung keterampilan pertolongan pertama.
Melalui program SIGAP PPGD, mahasiswa KKN-PK Unhas berharap anggota PMR SMA Negeri 7 Sidrap dapat menjadi siswa yang lebih sigap, terampil, dan peduli terhadap keselamatan di lingkungan sekolah.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI