Produk yang menarik tidak hanya soal kualitas, tetapi juga bagaimana tampilannya mampu dikenali konsumen. Hal tersebut menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) UMKM Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui pendampingan pembuatan logo dan label bagi pelaku UMKM di Kelurahan Sidenreng, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Program kerja bertajuk “Pendampingan Branding UMKM melalui Pembuatan Logo dan Label Produk” ini dilaksanakan pada 27 Juli hingga 4 Agustus 2026 oleh mahasiswa KKN-T UMKM Gelombang 116 Unhas, Putri Nurindah S., dengan menyasar tiga UMKM lokal, yakni Indra Laundry, Gerai Segar Sidenreng, dan Dua Putri.
Kegiatan tersebut bertujuan membantu pelaku UMKM memperkuat identitas usaha melalui tampilan visual yang lebih menarik, mudah dikenali, serta mendukung kebutuhan pemasaran produk maupun layanan.
Program ini berangkat dari kondisi sejumlah UMKM yang belum memiliki identitas visual berupa logo dan label produk. Sementara beberapa UMKM lainnya telah memiliki identitas usaha, namun masih membutuhkan pengembangan agar lebih sesuai dengan karakter usaha dan kebutuhan pemasaran.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa terlebih dahulu melakukan kunjungan ke masing-masing UMKM untuk memperkenalkan program sekaligus menggali kebutuhan pelaku usaha. Berdasarkan hasil diskusi tersebut, mahasiswa kemudian merancang logo dan label produk yang disesuaikan dengan karakter serta jenis usaha.
Proses pembuatan desain dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari perancangan awal, diskusi bersama pemilik usaha, penyampaian masukan, hingga revisi desain. Setiap masukan dari pelaku UMKM menjadi bahan penyempurnaan agar hasil akhir sesuai dengan harapan dan kebutuhan usaha.
Setelah melalui proses finalisasi, logo dan label produk kemudian dicetak dan diserahkan kepada masing-masing pelaku UMKM untuk digunakan dalam mendukung aktivitas usaha, baik dalam pelayanan maupun pemasaran produk.
Salah satu pelaku UMKM penerima pendampingan, Ruhaini, mengapresiasi hasil program tersebut. Menurutnya, keberadaan logo dan label produk memberikan manfaat dalam memperkenalkan usaha sekaligus mendukung pemasaran.
“Alhamdulillah, logonya baik. Label ini juga bermanfaat untuk penjualan agar lebih laris, terutama untuk penjualan ke luar daerah,” ujar Ruhaini.
Ia menilai penggunaan label dapat membantu memberikan identitas pada produk sehingga lebih mudah dikenali konsumen, termasuk ketika dipasarkan di luar daerah.
Sementara itu, Putri Nurindah S., mahasiswa KKN-T UMKM Gelombang 116 Unhas sekaligus pelaksana program kerja, menyampaikan kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembuatan desain, tetapi juga melibatkan pelaku usaha dalam proses pengembangannya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu UMKM memiliki identitas visual yang lebih sesuai dengan karakter usaha masing-masing. Tidak hanya membuat logo dan label, tetapi kami juga berdiskusi dengan pemilik usaha agar hasil akhirnya sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.
Melalui pendampingan tersebut, UMKM di Kelurahan Sidenreng memperoleh dukungan dalam membangun identitas usaha yang lebih kuat dan konsisten. Kehadiran logo serta label produk diharapkan dapat meningkatkan daya tarik usaha sekaligus membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pemasaran.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja KKN-T UMKM Gelombang 116 Universitas Hasanuddin di Kelurahan Sidenreng, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI