Kreatif, Mahasiswa KKN-T Unhas di Majjelling Wattang Hadirkan Database dan Infografis UMKM

Sabtu, 8 Agustus 2026
Kreatif, Mahasiswa KKN-T Unhas di Majjelling Wattang Hadirkan Database dan Infografis UMKM

Kreatif, Mahasiswa KKN-T Unhas di Majjelling Wattang Hadirkan Database dan Infografis UMKM

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) UMKM Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menyerahkan database dan infografis profil UMKM kepada Pemerintah Kelurahan Majjelling Wattang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Jumat (7/8/2026). 

Hasil pendataan terhadap 35 pelaku UMKM tersebut diharapkan menjadi acuan dalam penyusunan program pemberdayaan UMKM di tingkat kelurahan.

Program kerja individu bertajuk MAPPANNESSA (Pendataan dan Visualisasi Profil UMKM Kelurahan Majjelling Wattang) dilaksanakan oleh Nurlian Firanti, mahasiswa Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Hasanuddin. 

Pendataan dilakukan selama sepekan dengan mengunjungi langsung 35 pelaku UMKM yang tersebar di Kelurahan Majjelling Wattang.

Data yang dikumpulkan meliputi identitas pelaku usaha, jenis usaha, lama usaha, jumlah tenaga kerja, omzet, legalitas usaha, metode pemasaran, penggunaan media digital, metode pembayaran, hingga berbagai kendala yang dihadapi pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya.

Seluruh data kemudian diolah menjadi database UMKM yang tersusun secara sistematis dan divisualisasikan dalam bentuk infografis agar informasi lebih mudah dipahami oleh pemerintah maupun masyarakat.

Berdasarkan hasil pendataan, sektor kuliner menjadi jenis usaha yang paling banyak dijalankan masyarakat, disusul sektor perdagangan, kerajinan, serta usaha kuliner dan jasa. 

Mayoritas pelaku UMKM merupakan perempuan yang berperan aktif dalam meningkatkan perekonomian keluarga.

Selain itu, sebagian besar UMKM masih berada pada skala mikro hingga kecil dengan jumlah tenaga kerja antara dua hingga lima orang. 

Dari sisi legalitas, masih terdapat pelaku usaha yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), sementara dari aspek pemasaran sebagian besar masih mengandalkan penjualan secara langsung dengan pemanfaatan media digital yang belum optimal.

Output utama program MAPPANNESSA berupa database UMKM dan infografis profil UMKM kemudian diserahkan kepada Pemerintah Kelurahan Majjelling Wattang sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung tata kelola data UMKM yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Lurah Majjelling Wattang, Herman Ompo, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut dan berharap hasil yang telah disusun dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

"Database ini akan kami manfaatkan sebagai data dasar UMKM di Kelurahan Majjelling Wattang. Data ini sangat membantu pemerintah kelurahan dalam mendukung pendataan maupun penyusunan program pemberdayaan UMKM ke depannya. Selain itu, infografis yang disusun juga memudahkan kami memahami kondisi UMKM karena informasi disajikan secara visual, ringkas, dan mudah dipahami," ujarnya.

Melalui program MAPPANNESSA, mahasiswa tidak hanya menghasilkan kumpulan data UMKM, tetapi juga menghadirkan media informasi yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data. 

Keberadaan database dan infografis tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem informasi UMKM di Kelurahan Majjelling Wattang sekaligus mendukung perencanaan program pembinaan yang lebih tepat sasaran.

Pelaksanaan program ini juga menjadi wujud kontribusi Universitas Hasanuddin dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Program juga mendukung SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...