Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Timoreng Panua, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menghadirkan inovasi pengolahan limbah kulit ayam menjadi kerupuk bernilai ekonomi.
Program kerja individu yang dilaksanakan Annisa pada Jumat (17/7/2026) tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan limbah pangan sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM desa.
Annisa menyampaikan, program ini dilakukan sebagai upaya memanfaatkan limbah kulit ayam yang selama ini belum diolah secara optimal oleh masyarakat. Melalui inovasi tersebut, kulit ayam dapat menjadi produk pangan bernilai tambah.
“Program ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara mengolah limbah kulit ayam menjadi produk pangan yang bernilai ekonomis. Selain mengurangi limbah, produk ini juga dapat menjadi alternatif usaha yang dapat menambah pendapatan masyarakat,” ungkapnya.
Annisa menjelaskan, kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pemanfaatan limbah pangan, kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan kerupuk kulit ayam.
Masyarakat diperkenalkan dengan tahapan produksi mulai dari pembersihan bahan, pengolahan, penggorengan, hingga pengemasan produk agar memiliki nilai jual.
Ia berharap keterampilan yang diberikan dapat mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lokal secara kreatif dan produktif, serta menjadi peluang usaha berkelanjutan untuk mendukung perkembangan UMKM di Desa Timoreng Panua.
Masyarakat yang mengikuti kegiatan menyambut baik inovasi tersebut karena memberikan pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini diharapkan mampu mendorong lahirnya produk inovatif berbasis potensi desa yang bernilai ekonomi.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI