Lewat Permainan Edukatif, KKN Unhas Tanamkan Keberanian Siswa SD Lawan Rokok, Alkohol, dan Napza

Sabtu, 25 Juli 2026
Lewat Permainan Edukatif, KKN Unhas Tanamkan Keberanian Siswa SD Lawan Rokok, Alkohol, dan Napza

Lewat Permainan Edukatif, KKN Unhas Tanamkan Keberanian Siswa SD Lawan Rokok, Alkohol, dan Napza

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Gelombang 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengajak siswa UPT SD Negeri 13 Tanrutedong untuk berani melawan pengaruh buruk rokok, alkohol, dan Napza sejak usia dini. 

Pesan tersebut disampaikan melalui pendekatan permainan edukatif yang dikemas dalam program BERANI (Bebas dari Rokok, Alkohol, dan Napza Sejak Dini).

Program tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan sekaligus membentuk keberanian siswa dalam menolak berbagai perilaku berisiko yang dapat mengancam kesehatan dan masa depan mereka. 

Kegiatan ini menyasar siswa kelas VI sekolah dasar sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam membangun perilaku hidup sehat.

Program BERANI merupakan program kerja individu Tasya Nur Abidah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter yang tergabung dalam KKN Profesi Kesehatan Unhas Gelombang 69 Posko Desa Kampale.

Kegiatan dilaksanakan di UPT SD Negeri 13 Tanrutedong, Desa Kampale, Kecamatan Duapitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, Jumat (24/7/2026). Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN menghadirkan edukasi kesehatan dengan metode yang mudah dipahami dan sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah.

Pada awal kegiatan, siswa mengikuti pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal mengenai rokok, alkohol, dan Napza. Selanjutnya, mahasiswa KKN menyampaikan materi secara interaktif menggunakan media presentasi. 

Materi yang diberikan mencakup pengertian rokok, alkohol, dan Napza, dampaknya bagi kesehatan, faktor yang mendorong seseorang mencoba zat tersebut, serta cara menolak ajakan negatif dari lingkungan sekitar.

Suasana kegiatan semakin menarik saat siswa mengikuti permainan edukatif “Mitos atau Fakta”. Melalui permainan tersebut, siswa diajak membedakan informasi yang benar dan keliru seputar rokok, alkohol, dan Napza dengan cara yang menyenangkan.

Berbagai pertanyaan dan ilustrasi sederhana membuat siswa aktif berdiskusi, menjawab pertanyaan, serta menyampaikan pendapat. Metode ini membantu siswa memahami materi tanpa merasa jenuh selama proses edukasi berlangsung.

Tidak hanya menerima materi, siswa juga diajak mempraktikkan cara menolak ajakan menggunakan rokok, alkohol, maupun Napza. Mereka dilatih menggunakan ungkapan sederhana seperti “Tidak, terima kasih,” “Saya ingin tetap sehat,” dan “Ayo kita bermain saja!”

Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam menghadapi pengaruh negatif dari lingkungan maupun teman sebaya. Siswa juga didorong untuk memilih aktivitas positif yang mendukung tumbuh kembang mereka.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh semangat, aktif menjawab pertanyaan, berpartisipasi dalam permainan edukatif, serta berani menyampaikan pendapat pada sesi diskusi dan tanya jawab.

Di akhir kegiatan, mahasiswa KKN melaksanakan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan siswa. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada peserta yang aktif dan mampu menjawab pertanyaan, serta sesi foto bersama.

Sebagai media edukasi berkelanjutan, mahasiswa KKN juga menyerahkan poster edukasi BERANI kepada pihak sekolah dan memasang banner edukasi di lingkungan sekolah. Media tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi siswa mengenai bahaya rokok, alkohol, dan Napza.

Melalui pesan utama “Pilih Sehat, Pilih Bermain!”, siswa diharapkan semakin termotivasi untuk menjauhi zat adiktif dan memilih kegiatan positif yang mendukung kesehatan serta masa depan mereka.

Program BERANI menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas dalam mendukung upaya promotif dan preventif melalui pendidikan kesehatan di lingkungan sekolah. Edukasi ini diharapkan mampu membentuk generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berani menolak perilaku berisiko sejak dini.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...