Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin menghadirkan program “SIPAKASERAI” di Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, sebagai upaya mengenalkan pemanfaatan serai sebagai bahan alami pembuatan semprot antinyamuk.
Kegiatan yang berlangsung Ahad (9/8/2026) di pekarangan rumah Kepala Desa Tanete tersebut diikuti 76 warga dari berbagai kalangan, mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak, hingga anak-anak.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam sehat bersama yang berlangsung penuh antusias. Selain menjadi sarana menjaga kebugaran tubuh, kegiatan tersebut juga menjadi ruang interaksi dan kebersamaan antara mahasiswa KKN-PK Unhas dengan masyarakat.
Usai senam, mahasiswa KKN-PK Unhas melanjutkan kegiatan dengan demonstrasi pembuatan semprot antinyamuk melalui program “SIPAKASERAI”. Warga diberikan edukasi mengenai manfaat serai serta cara pengolahannya menjadi produk sederhana yang dapat dimanfaatkan di lingkungan rumah.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan pada pemanfaatan bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar sebagai salah satu langkah menjaga kenyamanan dan kebersihan lingkungan.
Tak hanya menyasar orang dewasa, kegiatan SIPAKASERAI juga menghadirkan games edukatif bagi anak-anak. Aktivitas tersebut dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus meningkatkan keterlibatan anak dalam kegiatan bersama warga.
Semarak kegiatan semakin terasa dengan pembagian doorprize bagi peserta yang mengikuti rangkaian acara. Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas partisipasi dan antusiasme masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Kehadiran 76 warga dalam kegiatan SIPAKASERAI menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap edukasi kesehatan yang dikemas secara interaktif. Program ini tidak hanya menjadi sarana berbagi pengetahuan, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa KKN-PK Unhas dan warga Desa Tanete.
Melalui program SIPAKASERAI, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap masyarakat dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan potensi lingkungan sekitar untuk mendukung pola hidup sehat.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan edukasi kesehatan yang sederhana, aplikatif, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI