Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menghadirkan cara belajar yang menyenangkan bagi ibu balita di Desa Ajubissue, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Melalui program SMART PLAY (Stimulasi Motorik dan Sensorik Anak melalui Permainan Edukatif), para peserta diajak memahami pentingnya stimulasi tumbuh kembang anak melalui permainan edukatif, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pengisian pre-test untuk mengukur pengetahuan awal ibu balita mengenai tumbuh kembang anak.
Setelah itu, anak-anak mengikuti permainan edukatif yang dirancang untuk melatih kemampuan motorik dan sensorik sesuai tahapan usianya.
Salah satu permainan yang dilakukan adalah memindahkan bola ke dalam wadah. Aktivitas sederhana ini menjadi contoh stimulasi yang dapat diterapkan orang tua di rumah untuk mendukung perkembangan anak.
Setelah sesi permainan, para ibu mengikuti penyuluhan mengenai perbedaan pertumbuhan dan perkembangan, serta pentingnya stimulasi sejak dini.
Materi juga mencakup tahapan perkembangan anak sesuai usia, contoh stimulasi yang dapat dilakukan di rumah, serta tanda-tanda keterlambatan perkembangan yang perlu dikenali sejak awal.
Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui diskusi dan sesi mitos atau fakta. Peserta juga diberi kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman mengenai tumbuh kembang anak.
Sebagai bentuk evaluasi, peserta kembali mengisi post-test setelah penyampaian materi. Hasilnya digunakan untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan.
Penanggung jawab kegiatan, Anggia Zalsabila, mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan, mengatakan SMART PLAY dirancang untuk meningkatkan kesadaran orang tua bahwa stimulasi tidak harus menggunakan alat permainan yang mahal.
"Melalui SMART PLAY, kami berharap para orang tua semakin memahami bahwa stimulasi merupakan bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak," ujarnya.
"Aktivitas sederhana yang dilakukan secara rutin bersama orang tua dapat memberikan manfaat besar bagi perkembangan motorik, sensorik, maupun kemampuan anak secara keseluruhan," imbuh Anggia.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para peserta. Ibu-ibu aktif mengikuti diskusi, sementara anak-anak terlihat bersemangat mengikuti permainan edukatif yang telah disiapkan.
Melalui SMART PLAY, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berharap para orang tua semakin termotivasi untuk menerapkan stimulasi secara rutin di rumah.
Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya stimulasi sejak usia dini.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI