Kolaborasi Puskesmas Manisa dan KKN PK Unhas Hadirkan Cek Kesehatan Gratis di Lima SD

Rabu, 5 Agustus 2026
Kolaborasi Puskesmas Manisa dan KKN PK Unhas Hadirkan Cek Kesehatan Gratis di Lima SD

Kolaborasi Puskesmas Manisa dan KKN PK Unhas Hadirkan Cek Kesehatan Gratis di Lima SD

Sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah sekaligus mendukung deteksi dini berbagai masalah kesehatan, Puskesmas Manisa menjalin kolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Program Kemitraan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin Angkatan 69 Posko Kelurahan Manisa. 

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di lima sekolah dasar di Kelurahan Manisa, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja kelompok mahasiswa KKN PK Unhas Angkatan 69 yang dilaksanakan bersama Puskesmas Manisa. 

Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa turut membantu proses registrasi, pendataan, pendampingan siswa selama pemeriksaan, hingga pemberian edukasi kesehatan kepada peserta didik.

Sinergi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak usia dini.

Pelaksanaan CKG dilakukan secara bertahap di UPT SDN 1 pada 27 Juli 2026, UPT SDN 8 pada 31 Juli 2026, UPT SDN 6 pada 1 Agustus 2026, UPT SDN 10 pada 3 Agustus 2026, dan ditutup di UPT SDN 11 Benteng pada 4 Agustus 2026. 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar serta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah, guru, dan para siswa.

Dalam kegiatan tersebut, tim tenaga kesehatan Puskesmas Manisa melakukan pemeriksaan kesehatan dasar yang meliputi kesehatan mata, gigi, telinga, kulit, serta deteksi kusta.

Ada pula pengukuran berat badan (BB), tinggi badan (TB), lingkar perut (LP), serta pemeriksaan kesehatan lainnya sesuai standar program CKG.

Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui kondisi kesehatan siswa sejak dini. Apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan, penanganan dapat segera dilakukan melalui pelayanan lanjutan di Puskesmas Manisa.

Dokter gigi Puskesmas Manisa, drg. Ardiansyah, M.Kes., menjelaskan, CKG merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pelayanan yang lebih mudah dijangkau, termasuk di lingkungan sekolah.

"Program CKG ini merupakan program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi kesehatan mata, gigi, telinga, kulit, deteksi kusta, serta pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, dan pemeriksaan kesehatan lainnya," terang Ardiyansyah.

"Apabila ditemukan siswa dengan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, seperti gangguan kesehatan gigi atau penumpukan serumen pada telinga, maka akan kami tindak lanjuti melalui pelayanan di Puskesmas," sambungnya.

Kepala UPT SDN 11 Benteng, Herlina, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. 

Menurutnya, kehadiran tenaga kesehatan Puskesmas Manisa yang didampingi mahasiswa KKN PK Universitas Hasanuddin memberikan pengalaman menyenangkan bagi siswa sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.

"Antusiasme siswa sangat baik dalam menyambut kedatangan tim Puskesmas Manisa, terlebih kegiatan ini juga didampingi oleh mahasiswa KKN PK Universitas Hasanuddin. Kami berharap program CKG dapat membantu menjaga kesehatan siswa sehingga mereka semakin semangat dan lebih optimal dalam mengikuti proses pembelajaran," ujarnya.

Koordinator mahasiswa KKN PK Unhas Angkatan 69 Posko Kelurahan Manisa menyampaikan, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi program kerja yang berfokus pada bidang kesehatan.

Melalui kolaborasi dengan Puskesmas Manisa, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman langsung di lapangan, tetapi juga berkontribusi mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan anak usia sekolah.

Sementara itu, kegiatan Cek Kesehatan Gratis diharapkan tidak hanya menjadi agenda pemeriksaan kesehatan rutin, tetapi juga mampu membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.

Dengan kondisi kesehatan yang terpantau sejak dini, peserta didik diharapkan dapat tumbuh sehat, aktif, dan mengikuti proses pembelajaran secara optimal.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...