Demonstrasi memasak yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) di Desa Maddenra, Kecamatan Kulo, tidak hanya mengajarkan cara mengolah makanan sehat, tetapi juga membangun pemahaman masyarakat tentang pentingnya pola makan seimbang untuk mencegah hipertensi.
Melalui program MADECENG (Masak Demo Cegah Hipertensi dengan Gizi Seimbang) yang dilaksanakan di Puskesmas Kulo pada Senin (20/7/2026), mahasiswa menghadirkan edukasi kesehatan dengan pendekatan praktik langsung agar lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh masyarakat.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk intervensi edukatif yang dirancang untuk menjawab tingginya risiko hipertensi sebagai salah satu permasalahan kesehatan di Desa Maddenra.
Dalam demonstrasi tersebut, peserta diajak mengolah menu rendah garam berupa sayur bening daun kelor sebagai alternatif makanan sehat yang mudah dibuat menggunakan bahan pangan lokal.
Penanggung jawab program MADECENG, Khalisah Radhiya, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar memperagakan proses memasak, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya membatasi konsumsi garam dalam kehidupan sehari-hari.
"Program MADECENG hadir sebagai bentuk intervensi edukatif melalui demonstrasi memasak menu rendah garam, yaitu sayur bening daun kelor rendah garam. Program ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam memilih, mengolah, dan mengonsumsi makanan rendah garam sebagai salah satu upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi di Desa Maddenra, Kabupaten Sidenreng Rappang," ujarnya.
Selain praktik memasak, mahasiswa juga memberikan edukasi singkat mengenai kandungan natrium, bahaya konsumsi garam berlebihan, serta tips memilih bahan pangan yang lebih sehat tanpa mengurangi cita rasa masakan.
Antusiasme warga terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah seorang peserta mengaku baru menyadari bahwa penggunaan garam dan penyedap rasa dalam masakan sehari-hari sebaiknya tidak berlebihan.
"Ohh begitu, jadi tidak boleh terlalu banyak tambahkan bumbu seperti masako, garam, dan sejenisnya," ujarnya usai mengikuti demonstrasi memasak.
Pernyataan tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola konsumsi yang lebih sehat sebagai langkah sederhana untuk menurunkan risiko hipertensi.
Melalui pendekatan edukasi yang dipadukan dengan praktik memasak, masyarakat tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga keterampilan mengolah makanan sehat yang dapat diterapkan di rumah.
Diharapkan, kebiasaan tersebut mampu mendorong perubahan pola makan masyarakat secara berkelanjutan dan berkontribusi dalam pencegahan hipertensi di Desa Maddenra.
Program MADECENG merupakan salah satu rangkaian pengabdian mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin selama bertugas di Desa Maddenra sebagai bentuk penerapan ilmu kesehatan masyarakat untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI