Kolaborasi KKN Unhas dan PMI Sidrap Bekali Warga Maddenra Keterampilan Bantuan Hidup Dasar

Rabu, 5 Agustus 2026
Kolaborasi KKN Unhas dan PMI Sidrap Bekali Warga Maddenra Keterampilan Bantuan Hidup Dasar

Kolaborasi KKN Unhas dan PMI Sidrap Bekali Warga Maddenra Keterampilan Bantuan Hidup Dasar

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sidenreng Rappang menggelar pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi masyarakat Desa Maddenra, Kecamatan Kulo, Sabtu (1/8/2026). 

Kegiatan ini bertujuan membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan memberikan pertolongan pertama pada korban henti jantung sebelum memperoleh penanganan tenaga kesehatan.

Pelatihan bertajuk "SIAGA Maddenra: Peningkatan Kapasitas Masyarakat Awam dalam Melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD) sebagai Upaya Penyelamatan Korban Henti Jantung" ini diikuti anggota Karang Taruna dan masyarakat usia produktif. 

Sebanyak lima perwakilan PMI Kabupaten Sidenreng Rappang turut mendampingi kegiatan, termasuk Sekretaris PMI Kabupaten Sidenreng Rappang, Muhammad Yakub, HS., S.Pd., M.AP., yang memandu demonstrasi Bantuan Hidup Dasar menggunakan phantom.

Afifah Indah Lestari, mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Unhas selaku penanggung jawab kegiatan memaparkan, rangkaian pelatihan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta mengenai Bantuan Hidup Dasar. 

Selanjutnya, mahasiswa KKN bersama tim PMI memberikan edukasi mengenai pengenalan henti jantung, tanda dan gejalanya, konsep dasar Bantuan Hidup Dasar, serta langkah-langkah pertolongan pertama yang perlu dilakukan ketika menemukan korban.

Setelah penyampaian materi, peserta menyaksikan demonstrasi teknik Bantuan Hidup Dasar yang dipandu tim PMI. Selanjutnya, setiap peserta mempraktikkan teknik tersebut secara bergantian dengan pendampingan langsung dari mahasiswa KKN dan instruktur PMI sehingga mampu memahami tahapan pertolongan secara benar.

Antusiasme peserta terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan terkait penanganan awal dalam kondisi kegawatdaruratan, terutama tindakan yang harus dilakukan saat menemukan korban henti jantung di lingkungan sekitar.

Sebagai bentuk evaluasi, seluruh peserta mengikuti post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan setelah mengikuti pelatihan.

Melalui kolaborasi ini, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin bersama PMI Kabupaten Sidenreng Rappang berharap masyarakat Desa Maddenra semakin siap menghadapi situasi kegawatdaruratan serta mampu memberikan Bantuan Hidup Dasar secara cepat, tepat, dan aman sehingga peluang keselamatan korban henti jantung dapat meningkat sebelum memperoleh penanganan medis lanjutan.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...