Daun Pepaya hingga Cabai Jadi Pestisida? Mahasiswa KKN Unhas Praktikkan Langsung di Wanio

Rabu, 5 Agustus 2026
Daun Pepaya hingga Cabai Jadi Pestisida? Mahasiswa KKN Unhas Praktikkan Langsung di Wanio

Daun Pepaya hingga Cabai Jadi Pestisida? Mahasiswa KKN Unhas Praktikkan Langsung di Wanio

Daun pepaya, bawang putih, dan cabai rawit yang selama ini dikenal sebagai bahan dapur ternyata dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami. Selain lebih ramah lingkungan, pestisida ini juga mampu membantu mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia.

Hal itu diperkenalkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui sosialisasi dan demonstrasi pembuatan pestisida nabati (PESTIBA) di Desa Wanio, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 30 warga tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan bahan-bahan alami sebagai alternatif pengendalian hama tanaman. 

Pada sesi sosialisasi, mahasiswa KKN menjelaskan pengertian pestisida nabati, manfaat penggunaannya, serta fungsi setiap bahan yang digunakan dalam pembuatannya. 

Bahan-bahan tersebut meliputi daun pepaya, bawang putih, cabai rawit, gula merah, EM4, dan air yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.

Tidak hanya memberikan penjelasan, mahasiswa KKN juga mempraktikkan langsung proses pembuatan pestisida nabati. Demonstrasi dilakukan mulai dari persiapan bahan, pencampuran, proses fermentasi, hingga cara pengaplikasian pada tanaman agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Peserta aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar teknik pembuatan, cara penggunaan, serta efektivitas pestisida nabati dalam mengendalikan hama di lahan pertanian.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap masyarakat dapat memanfaatkan bahan-bahan alami yang tersedia di sekitar sebagai solusi pengendalian hama yang lebih hemat, aman, dan ramah lingkungan. 

Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung penerapan praktik pertanian berkelanjutan sekaligus meningkatkan kemandirian petani di Desa Wanio.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Mahasiswa KKN berharap pengetahuan yang telah dibagikan dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi sektor pertanian di Desa Wanio.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...