Produk Lokal Majjelling Wattang Makin Siap Bersaing Berkat Pendampingan Sertifikasi Halal

Rabu, 12 Agustus 2026
Produk Lokal Majjelling Wattang Makin Siap Bersaing Berkat Pendampingan Sertifikasi Halal

Produk Lokal Majjelling Wattang Makin Siap Bersaing Berkat Pendampingan Sertifikasi Halal

Potensi produk olahan lokal di Kelurahan Majjelling Wattang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), terus dikembangkan agar semakin siap bersaing.

Salah satu upaya konkret dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) UMKM Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui program pendampingan dan penerbitan Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut.

Pendampingan sertifikasi halal menjadi langkah penting bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Selama ini, sejumlah pelaku usaha masih menghadapi keterbatasan informasi dan kendala dalam memahami proses pendaftaran sertifikasi halal.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN-T 116 membantu pelaku usaha menjalani proses sertifikasi secara bertahap, mulai dari sosialisasi, penyiapan dokumen administrasi, verifikasi data, hingga penginputan data melalui aplikasi SiHalal.

Penanggung Jawab Program Kerja, Zulfisa Istighfara, mahasiswa KKN-T 116 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Ilmu Pemerintahan, mengatakan potensi produk olahan makanan dan minuman di Majjelling Wattang cukup besar. Namun, sebagian pelaku usaha masih belum memiliki sertifikat halal.

“Banyak potensi produk olahan makanan dan minuman di Majjelling Wattang yang berkualitas, tetapi belum memiliki sertifikat halal. Melalui program SEHATI ini, kami mendampingi para pelaku usaha secara bertahap agar proses pendaftaran dan penerbitan sertifikat halal dapat berjalan lancar tanpa terbebani biaya,” ujar Zulfisa, Selasa (11/8/2026).

Program tersebut memanfaatkan fasilitas SEHATI yang disediakan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama. Mahasiswa melakukan sosialisasi secara door-to-door kepada pelaku usaha untuk memberikan informasi sekaligus membantu menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan.

Pendampingan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) 12, yakni Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption and Production).

Dengan adanya sertifikasi halal, produk UMKM Majjelling Wattang diharapkan memiliki nilai tambah di mata konsumen. Legalitas tersebut juga dapat menjadi modal bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Pemerintah Kelurahan Majjelling Wattang mengapresiasi pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKN-T 116 Unhas. Program tersebut dinilai membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM, dalam meningkatkan kualitas dan legalitas produk.

“Pendampingan dari mahasiswa Unhas ini sangat membantu masyarakat kami. Dengan adanya sertifikat halal, produk UMKM Majjelling Wattang tentu bisa semakin naik kelas, memiliki daya saing lebih tinggi, dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Lurah Majjelling Wattang, Herman Ompo, S.Pd.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...