Belajar nyaman dan tumbuh kembang yang optimal dapat dimulai dari postur tubuh yang benar.
Pesan itulah yang dibawa mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Gelombang 69 Universitas Hasanuddin melalui program TUMBUH OPTIMAL: Ergonomi Sehat Bagi Siswa Sekolah Dasar.
Program ini dilaksanakan pada 20–22 Juli 2026 di Madrasah Ibtidaiyah Wanio, SD Negeri 1 Wanio, dan SD Negeri 4 Wanio, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap.
Tujuannya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga postur tubuh yang benar sebagai upaya mencegah gangguan muskuloskeletal selama masa pertumbuhan.
Edukasi dikemas secara interaktif dan menyenangkan agar materi mudah dipahami sekaligus dapat dipraktikkan dalam aktivitas sehari-hari.
Sebanyak 36 siswa mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 13 siswa Madrasah Ibtidaiyah Wanio, 9 siswa SD Negeri 1 Wanio, dan 14 siswa SD Negeri 4 Wanio.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal siswa.
Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pentingnya ergonomi, praktik posisi duduk yang benar saat belajar, cara membawa tas sekolah yang baik, serta posisi menggunakan gawai secara ergonomis.
Suasana semakin meriah saat siswa mengikuti mini kuis yang diselingi pemberian hadiah bagi peserta yang aktif.
Kegiatan kemudian ditutup dengan post-test sebagai evaluasi untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa setelah menerima edukasi.
Penanggung jawab program, Atika Royhana, mengatakan program ini dirancang untuk menanamkan kebiasaan menjaga postur tubuh yang baik sejak usia sekolah dasar sehingga dapat membantu mencegah berbagai keluhan pada leher, punggung, dan bahu di kemudian hari.
"Melalui program TUMBUH OPTIMAL, kami ingin mengenalkan kepada siswa bahwa menjaga postur tubuh yang benar bukan hanya membuat tubuh lebih nyaman saat belajar, tetapi juga penting untuk menjaga kesehatan tulang dan otot selama masa pertumbuhan.
Harapannya, kebiasaan baik ini dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga anak-anak dapat tumbuh dengan sehat dan aktif," ujarnya.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah yang memberikan dukungan penuh selama kegiatan berlangsung. Kerja sama yang terjalin dengan ketiga sekolah membuat seluruh rangkaian edukasi berjalan lancar.
Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mempraktikkan materi yang diberikan, serta berpartisipasi dalam mini kuis yang diselenggarakan.
Salah seorang guru SD Negeri 1 Wanio, Asmaul, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena menghadirkan materi yang belum pernah diberikan sebelumnya kepada para siswa.
"Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi program ini. Edukasi tentang postur tubuh seperti ini belum pernah ada di sekolah kami. Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir, dan semoga ilmu yang mereka dapatkan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.
Melalui program TUMBUH OPTIMAL, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Gelombang 69 Universitas Hasanuddin berharap edukasi mengenai ergonomi dapat menjadi langkah awal membangun kesadaran siswa untuk menjaga kesehatan postur tubuh sejak dini.
Pengetahuan yang diperoleh diharapkan terus diterapkan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah, sehingga menjadi kebiasaan positif yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Selain itu, program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah untuk terus menghadirkan edukasi kesehatan preventif sebagai bagian dari pembentukan perilaku hidup sehat pada peserta didik.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI