Gigi Sehat, Asupan Terjaga, Mahasiswa KKN Unhas Dampingi Lansia Cegah Malnutrisi

Kamis, 13 Agustus 2026
Gigi Sehat, Asupan Terjaga, Mahasiswa KKN Unhas Dampingi Lansia Cegah Malnutrisi

Gigi Sehat, Asupan Terjaga, Mahasiswa KKN Unhas Dampingi Lansia Cegah Malnutrisi

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin mengedukasi lansia di Kelurahan Uluale, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan rongga mulut sebagai bagian dari upaya mencegah malnutrisi.

Edukasi tersebut dikemas melalui program “Madising Isinna na Makanja Andrena To Matoae: Optimalisasi Kesehatan Gigi untuk Mencegah Malnutrisi pada Lansia” yang dilaksanakan pada 25 Juli 2026 di Puskesmas Lawawoi, Kelurahan Uluale. Kegiatan menyasar lansia, keluarga atau caregiver, serta kader Posyandu Lansia.

Program ini berangkat dari hasil observasi dan diskusi mahasiswa bersama masyarakat serta tenaga kesehatan UPT Puskesmas Lawawoi. Dalam proses tersebut, mahasiswa menemukan sejumlah lansia mengalami kehilangan gigi, menggunakan gigi tiruan tanpa perawatan memadai, serta masih menganggap penurunan fungsi gigi sebagai bagian alami dari proses penuaan.

Kondisi kesehatan gigi dan rongga mulut yang kurang terawat dapat memengaruhi kemampuan mengunyah. Jika tidak ditangani, kondisi tersebut berpotensi membuat lansia kesulitan mengonsumsi makanan bergizi sehingga pemenuhan kebutuhan gizi menjadi tidak optimal.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memberikan edukasi mengenai hubungan kesehatan gigi dan rongga mulut dengan status gizi lansia. Materi juga mencakup cara menjaga kebersihan gigi, lidah, dan gigi tiruan serta penerapan pola makan bergizi seimbang sesuai kebutuhan lansia.

Peserta juga mendapat demonstrasi cara menyikat gigi dan membersihkan lidah dengan benar. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi, tanya jawab, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan setelah edukasi.

Mahasiswa kemudian melakukan kunjungan rumah kepada peserta sebagai tindak lanjut. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memonitor penerapan kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan rongga mulut sekaligus memperkuat edukasi mengenai pemenuhan kebutuhan gizi di lingkungan keluarga.

Madiha Hasyirani Firdaus, mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin sekaligus penanggung jawab kegiatan, mengatakan kesehatan rongga mulut menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan lansia.

“Melalui edukasi ini kami ingin meningkatkan kesadaran para lansia bahwa menjaga kesehatan gigi, lidah, dan gigi tiruan tidak hanya bertujuan mempertahankan kesehatan rongga mulut, tetapi juga berperan penting dalam mencegah malnutrisi,” ujarnya.

Menurutnya, fungsi pengunyahan yang baik membantu lansia mengonsumsi makanan bergizi secara lebih optimal sehingga dapat mendukung kualitas hidup.

Sementara itu, Muhammad Rahmat Ansyari, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin sekaligus penanggung jawab kegiatan, mengatakan pencegahan malnutrisi pada lansia membutuhkan pendekatan yang menyeluruh.

“Kesehatan lansia tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisik, tetapi juga dipengaruhi oleh pola makan dan kemampuan memenuhi kebutuhan gizinya. Melalui kegiatan ini kami berharap lansia beserta keluarga semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi, menerapkan pola makan bergizi seimbang, serta membangun kebiasaan hidup sehat,” jelasnya.

Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar perawatan gigi dan gigi tiruan, kebersihan rongga mulut, serta pemilihan makanan yang sesuai dengan kondisi lansia.

Hasil pre-test, post-test, dan monitoring selanjutnya diharapkan dapat menjadi gambaran peningkatan pengetahuan serta penerapan kebiasaan sehat oleh peserta.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap lansia dan keluarga di Kelurahan Uluale semakin memahami keterkaitan antara kesehatan gigi, kemampuan mengunyah, dan pemenuhan gizi.

Upaya sederhana seperti merawat gigi dan gigi tiruan secara rutin serta memperhatikan asupan makanan diharapkan dapat membantu mempertahankan fungsi pengunyahan, mendukung status gizi, dan meningkatkan kualitas hidup lansia.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...