Mahasiswa KKN Unhas Gerakkan Wanio Bersih dan Sehat melalui Program GWBS

Selasa, 11 Agustus 2026
Mahasiswa KKN Unhas Gerakkan Wanio Bersih dan Sehat melalui Program GWBS

Mahasiswa KKN Unhas Gerakkan Wanio Bersih dan Sehat melalui Program GWBS

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 bersama KKN Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Inovasi Desa Universitas Hasanuddin melaksanakan program Gerakan Wanio Bersih dan Sehat (GWBS) di Desa Wanio, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Rangkaian kegiatan berlangsung pada 30 Juli hingga 8 Agustus 2026, meliputi penyuluhan, pembersihan lingkungan, serta pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Penyuluhan yang dilaksanakan pada 30 Juli diikuti 23 peserta dari masyarakat Desa Wanio.

Program GWBS merupakan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui upaya menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. 

Program tersebut juga sejalan dengan Asta Cita ke-6 tentang pembangunan dari desa dan dari bawah untuk pemerataan pembangunan serta penguatan masyarakat di tingkat desa.

Kegiatan diawali penyuluhan mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah serta dampak membuang sampah sembarangan terhadap kesehatan dan lingkungan pada 30 Juli 2026.

Selanjutnya, pada 31 Juli, mahasiswa bersama masyarakat melakukan pembersihan lokasi dan pembangunan TPS di sekitar Jembatan Maniangsallo. Pembangunan dilanjutkan pada 7 Agustus melalui proses plesterisasi, kemudian 8 Agustus melalui pengecatan dan finishing.

Penanggung jawab kegiatan mengatakan GWBS tidak hanya berfokus pada pembersihan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah.

“Melalui GWBS, kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dan dapat memanfaatkan TPS yang telah dibangun untuk mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang turut berpartisipasi dalam pembersihan lingkungan dan pembangunan TPS. Kehadiran sarana tersebut diharapkan membantu masyarakat mengelola sampah sekaligus mengurangi kebiasaan membuang sampah ke sungai.

Salah satu peserta mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pemahaman mengenai pengelolaan sampah sekaligus menghadirkan sarana yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Melalui program GWBS, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 dan KKN-T Gelombang 116 Inovasi Desa Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Desa Wanio dapat terus menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pengelolaan sampah yang baik, serta memanfaatkan TPS secara berkelanjutan demi terwujudnya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...