Kenali Sebelum Terlambat, Mahasiswa KKN Unhas Perkuat Kesadaran Warga soal Diabetes

Rabu, 12 Agustus 2026
Kenali Sebelum Terlambat, Mahasiswa KKN Unhas Perkuat Kesadaran Warga soal Diabetes

Kenali Sebelum Terlambat, Mahasiswa KKN Unhas Perkuat Kesadaran Warga soal Diabetes

Kesadaran masyarakat untuk mengenali risiko Diabetes Melitus sejak dini terus diperkuat melalui program GEMBIRA (Gerakan Memeriksa Gula Darah dan Bina Edukasi Masyarakat Sejahtera) yang dilaksanakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin di Kelurahan Uluale, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Unhas mengajak warga memahami faktor risiko, mengenali tanda dan gejala, serta melakukan pemeriksaan gula darah sebagai langkah awal mencegah komplikasi Diabetes Melitus. 

Kegiatan edukasi berlangsung di Masjid Babul Jamaah, Kelurahan Uluale, pada Senin (27/7/2026) setelah salat magrib dan diikuti sekitar 56 warga. Sementara pemeriksaan gula darah puasa dilaksanakan pada Selasa (28/7/2026) pukul 05.30–09.00 WITA dengan jumlah peserta mencapai 96 orang, khususnya kelompok usia dewasa dan lanjut usia.

Program GEMBIRA menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN-PK Unhas dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan penyakit tidak menular (PTM). 

Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang perlu diwaspadai karena dapat berkembang secara perlahan tanpa disadari apabila tidak dilakukan deteksi dan pengendalian sejak awal.

Dalam kegiatan edukasi, masyarakat memperoleh pemahaman mengenai pengertian Diabetes Melitus, faktor risiko, tanda dan gejala, komplikasi, hingga upaya pencegahan melalui penerapan gaya hidup sehat dengan prinsip CERDIK. 

Warga juga diberikan kesempatan berdiskusi langsung bersama mahasiswa dan tenaga kesehatan terkait cara menjaga kesehatan dan mengontrol risiko diabetes.

Setelah mendapatkan edukasi, masyarakat mengikuti pemeriksaan gula darah sebagai bentuk deteksi dini. Pemeriksaan tersebut membantu warga mengetahui kondisi kadar gula darah sekaligus mendorong kebiasaan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, bukan hanya ketika sudah mengalami keluhan.

Andi Ratu Majid, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter sekaligus penanggung jawab kegiatan, mengatakan pemeriksaan gula darah secara berkala merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat besar dalam menemukan risiko Diabetes Melitus lebih awal.

"Melalui program GEMBIRA, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Pemeriksaan gula darah bukan hanya dilakukan ketika sudah sakit, tetapi juga sebagai langkah pencegahan agar risiko komplikasi dapat diminimalkan melalui deteksi dan penanganan lebih awal," ujarnya.

Sementara itu, Cindyresta Bura, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat sekaligus penanggung jawab kegiatan, menyampaikan edukasi kesehatan menjadi bagian penting dalam membentuk perilaku hidup sehat masyarakat.

"Kami berharap masyarakat tidak hanya mengetahui apa itu Diabetes Melitus, tetapi juga memahami bagaimana mencegahnya melalui pola makan sehat, aktivitas fisik yang teratur, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala," jelasnya.

Salah satu peserta kegiatan, Rusli (56 tahun), mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menilai kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN Unhas memberikan manfaat bagi warga, terutama bagi masyarakat usia lanjut yang perlu lebih memperhatikan kondisi kesehatan.

"Program kerja dari anak-anakku KKN ini adalah salah satu program atau ide yang baik untuk kami warga di sini. Ini salah satu hal yang paling diharapkan juga, apalagi bagi kami yang sudah lanjut usia," ungkapnya.

Antusiasme warga terlihat selama pelaksanaan kegiatan. Masyarakat aktif mengikuti edukasi, bertanya mengenai Diabetes Melitus, serta berpartisipasi dalam pemeriksaan gula darah. 

Melalui GEMBIRA, mahasiswa KKN-PK Unhas berharap kesadaran warga Uluale terhadap pentingnya deteksi dini Diabetes Melitus semakin meningkat dan mendorong penerapan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...