Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) mengenalkan Bahasa Mandarin dasar kepada siswa sekolah dasar dan menengah pertama di Desa Lombo, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Program pengajaran Bahasa Mandarin tingkat pemula atau HSK 1 tersebut menjadi upaya mahasiswa KKN membuka wawasan kebahasaan dan budaya internasional bagi anak-anak di wilayah pedesaan.
Kegiatan dilaksanakan secara fleksibel dengan menyesuaikan jadwal luang sekolah, ketersediaan siswa, serta kesepakatan bersama pihak pengajar. Pembelajaran dikemas secara adaptif dan interaktif agar siswa lebih mudah memahami materi.
Sejumlah metode digunakan, di antaranya permainan kata dan angka serta latihan pengucapan (pinyin). Metode tersebut dipilih agar pembelajaran bahasa asing berlangsung menyenangkan sekaligus membantu siswa mengenal dasar-dasar Bahasa Mandarin.
Penanggung jawab program kerja, Febrianti Valentina, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan fondasi awal bahasa asing kepada anak-anak di Desa Lombo.
“Bahasa Mandarin saat ini memiliki nilai strategis secara global. Melalui pengenalan kosakata dasar dan pengucapan pinyin yang menyenangkan, saya berharap anak-anak di Desa Lombo tidak merasa asing dan lebih percaya diri untuk mempelajari bahasa internasional,” ujarnya, Ahad (9/8/2026).
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN berkolaborasi dengan pihak sekolah dan Pemerintah Desa Lombo. Program tersebut melibatkan kepala sekolah, guru, serta pemerintah desa dalam proses perizinan dan penyesuaian jadwal pembelajaran.
Pengajaran dilaksanakan di tiga sekolah sasaran, yakni UPT SDN 13 Batu, UPT SDN 3 Belawae, dan UPT SMPN Satap 3 Belawae.
Pihak sekolah menyambut baik program tersebut karena memberikan variasi kegiatan edukatif bagi siswa di luar pembelajaran reguler.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Unhas berharap ketertarikan siswa terhadap bahasa asing semakin tumbuh. Pengenalan Bahasa Mandarin sejak dini diharapkan dapat memperkuat literasi bahasa sekaligus memperluas wawasan global anak-anak Desa Lombo.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI