Dari Enam Langkah Cuci Tangan, KKN-PK Unhas Bangun Kesadaran Cegah ISPA Sejak Dini

Rabu, 22 Juli 2026
Dari Enam Langkah Cuci Tangan, KKN-PK Unhas Bangun Kesadaran Cegah ISPA Sejak Dini

Dari Enam Langkah Cuci Tangan, KKN-PK Unhas Bangun Kesadaran Cegah ISPA Sejak Dini

Kebiasaan mencuci tangan kerap dianggap sebagai hal sederhana. Padahal, dari kebiasaan yang hanya memerlukan air dan sabun itu, berbagai penyakit menular dapat dicegah, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). 

Berangkat dari kesadaran itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Kelurahan Lalebata, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap menjadikan edukasi enam langkah cuci tangan sebagai pintu masuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini.

Program kerja individu bertajuk "Sabun Dulu, ISPA Berlalu" tersebut, dilaksanakan di SDN 7 Rappang, Senin (20/7/2026). Kegiatan tersebut menggabungkan edukasi kesehatan dengan praktik langsung mencuci tangan enam langkah menggunakan sabun.

Dalam penyuluhan itu, siswa dikenalkan pada penyebab, cara penularan, serta upaya pencegahan ISPA. Mahasiswa menekankan bahwa menjaga kebersihan tangan merupakan salah satu kebiasaan sederhana yang berperan penting dalam mengurangi risiko penyebaran penyakit.

Suasana belajar dibuat interaktif. Setelah menerima materi, para siswa diajak mempraktikkan teknik cuci tangan enam langkah sesuai anjuran. Pendekatan tersebut diharapkan memudahkan anak-anak memahami sekaligus membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari.

Enam langkah tersebut meliputi menggosok kedua telapak tangan, membersihkan punggung tangan dan sela-sela jari, menggosok sela-sela jari bagian dalam, membersihkan punggung jari dengan posisi saling mengunci, menggosok ibu jari secara memutar, serta membersihkan ujung jari dan kuku pada telapak tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

Program "Sabun Dulu, ISPA Berlalu" merupakan salah satu program kerja individu mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Posko Kelurahan Lalebata yang menyasar lingkungan sekolah dasar. 

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap edukasi yang diberikan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi menjadi kebiasaan yang terus diterapkan siswa di rumah maupun di sekolah sebagai bagian dari upaya mencegah ISPA sejak dini.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...