Lewat Workshop PESNA, Mahasiswa KKN-T Unhas Latih Petani Toddang Pulu Ramu Pestisida Alami dari Dapur

Selasa, 4 Agustus 2026
Lewat Workshop PESNA, Mahasiswa KKN-T Unhas Latih Petani Toddang Pulu Ramu Pestisida Alami dari Dapur

Lewat Workshop PESNA, Mahasiswa KKN-T Unhas Latih Petani Toddang Pulu Ramu Pestisida Alami dari Dapur

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Workshop Pembuatan Pestisida Nabati untuk Pengendalian Hama Tanaman di Kelurahan Toddang Pulu, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (28/7/2026).

Program tersebut merupakan bagian dari KKN Tematik Inovasi Desa dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 2, Tanpa Kelaparan, serta poin 15, Ekosistem Daratan. 

Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat, khususnya petani, dalam membuat pestisida alami sebagai alternatif pengendalian hama yang ramah lingkungan.

Kegiatan dilaksanakan melalui workshop pembuatan pestisida nabati menggunakan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, yakni daun pepaya, bawang putih, dan cabai rawit. Ketiga bahan tersebut dikenal memiliki sifat antihama yang efektif serta aman bagi manusia dan lingkungan.

Dalam workshop, mahasiswa mendemonstrasikan proses pembuatan pestisida, mulai dari persiapan bahan, peracikan, hingga cara aplikasinya pada tanaman. 

Daun pepaya mengandung senyawa papain, alkaloid, dan flavonoid yang berperan sebagai racun kontak dan racun perut bagi hama, sedangkan bawang putih mengandung allicin yang beraroma menyengat dan bersifat antibakteri.

Penanggung jawab program kerja, Ika Mawarni, menjelaskan kegiatan tersebut dirancang untuk menjawab permasalahan ketergantungan petani terhadap pestisida kimia yang berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan.

"Kami ingin memberikan solusi pengendalian hama yang lebih murah, mudah dibuat, dan ramah lingkungan. Bahan-bahan ini tersedia di sekitar kita, dan proses pembuatannya sederhana sehingga petani dapat membuatnya sendiri secara mandiri," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN berkolaborasi dengan kelompok tani setempat serta melibatkan ibu-ibu PKK dalam workshop. Program ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kelurahan Toddang Pulu.

Kepala Kelurahan Toddang Pulu, Mannurung, S.E., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi petani kami. Melalui workshop ini, masyarakat mengetahui bahwa ada alternatif pengendalian hama yang lebih aman dan tidak menguras biaya. Kami berharap ilmu yang diberikan dapat terus diterapkan oleh warga," tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap masyarakat dapat mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia serta semakin mandiri dalam mengembangkan pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...