Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu bertajuk "Teman Baik, Sekolah Aman: Psikoedukasi Anti-Bullying bagi Siswa Sekolah Dasar" di SDN 5 Baranti, Kelurahan Duampanua, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (21/7/2026).
Penanggung jawab kegiatan, Najwatul Dienullah, mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Unhas, mengatakan program tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bullying.
Melalui edukasi sejak usia sekolah dasar, siswa diharapkan mampu membangun hubungan pertemanan yang sehat serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
"Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada siswa bahwa setiap orang berhak merasa aman dan dihargai di lingkungan sekolah. Melalui psikoedukasi ini, kami berharap siswa dapat mengenali berbagai bentuk bullying, berani melaporkan apabila melihat atau mengalami bullying, serta menumbuhkan sikap saling menghormati dan peduli terhadap teman," ujar Najwatul.
Kegiatan yang diikuti siswa kelas VI SDN 5 Baranti ini mendapat dukungan dari pihak sekolah sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari bullying.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta mengenai bullying. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi psikoedukasi menggunakan media presentasi yang membahas pengertian, jenis, dampak, serta langkah yang dapat dilakukan saat menjadi korban, menyaksikan, maupun melakukan bullying.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui ice breaking, sesi tanya jawab, serta praktik Butterfly Hug. Kegiatan ditutup dengan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti psikoedukasi.
Najwatul berharap program "Teman Baik, Sekolah Aman" dapat meningkatkan kepedulian siswa terhadap pentingnya mencegah bullying.
"Harapannya, siswa tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu menerapkan sikap saling menghormati, berani melaporkan tindakan bullying, serta menjadi teman yang peduli sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari bullying," katanya.
Sementara itu, pihak SDN 5 Baranti menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka berharap para siswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bullying serta mampu menerapkan perilaku saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI