Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) di Desa Timoreng Panua, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, menghadirkan program edukasi lingkungan melalui pembuatan dan pemasangan Papan Informasi Waktu Terurainya Sampah.
Koordinator Desa KKN-T 116 Unhas Desa Timoreng Panua, Muhammad Irfan, menjelaskan program tersebut hadir sebagai upaya memperkuat edukasi bagi masyarakat, khususnya mengenai dampak sampah plastik dan sampah organik serta pentingnya pengelolaan sampah yang tepat.
“Banyak yang belum mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan sampah untuk terurai secara alami. Padahal ketidaktahuan ini berdampak pada kebiasaan membuang sampah sembarangan,” jelas Irfan, Sabtu (8/8/2026).
Melalui papan informasi tersebut, mahasiswa KKN-T 116 Unhas mengajak masyarakat mengenal lebih dekat proses penguraian berbagai jenis sampah di lingkungan sekitar.
Informasi yang disajikan mencakup waktu terurainya beberapa jenis sampah, seperti kantong plastik yang membutuhkan waktu hingga 100 tahun untuk terurai dan puntung rokok yang membutuhkan waktu sekitar 10 tahun.
Program ini bertujuan meningkatkan kepedulian dan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya sampah serta pentingnya memilah dan membuang sampah pada tempatnya. Melalui media edukasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami dampak sampah terhadap lingkungan dan ikut berperan dalam menjaga kebersihan desa.
Output kegiatan berupa satu unit Papan Informasi Edukasi yang dipasang di titik keramaian desa, seperti Kantor Desa dan Pasar. Papan tersebut diharapkan menjadi media edukasi berkelanjutan bagi warga Desa Timoreng Panua untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Dengan adanya program ini, mahasiswa KKN-T 116 Unhas berharap kesadaran menjaga lingkungan semakin tumbuh serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam menciptakan Desa Timoreng Panua yang bersih dan nyaman.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI