Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Dampingi Pelaku UMKM Desa Damai Bikin NIB

Sabtu, 8 Agustus 2026
Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Dampingi Pelaku UMKM Desa Damai Bikin NIB

Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Dampingi Pelaku UMKM Desa Damai Bikin NIB

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) UMKM Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku UMKM di Desa Damai, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Rabu (5/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN-T 116 Unhas dalam membantu pelaku UMKM memperoleh legalitas usaha sekaligus meningkatkan pemahaman terkait pentingnya administrasi dalam pengelolaan usaha.

Salah satu mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Diana Rita Sarambu dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas, melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam proses pendaftaran NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Pendampingan dilakukan karena masih terdapat pelaku UMKM di Desa Damai yang belum memiliki NIB akibat keterbatasan informasi mengenai prosedur pendaftaran dan manfaat legalitas usaha. 

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan penjelasan terkait pengertian NIB, manfaat kepemilikannya, serta tahapan pengurusan melalui sistem OSS.

Mahasiswa juga membantu pelaku usaha menyiapkan berbagai data yang diperlukan, mulai dari identitas pemilik usaha, data usaha, alamat kegiatan usaha, hingga pemilihan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang sesuai dengan bidang usaha masing-masing.

Diana Rita Sarambu mengatakan, pendampingan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memahami pentingnya legalitas usaha serta mempermudah mereka dalam mengikuti proses pendaftaran NIB.

“Melalui pendampingan secara langsung, pelaku UMKM dapat memahami setiap tahapan pendaftaran dan memperoleh bantuan dalam menyesuaikan data usaha yang dibutuhkan,” ujarnya.

Kepemilikan NIB menjadi salah satu langkah penting bagi pelaku UMKM dalam memperoleh identitas usaha secara resmi. Selain sebagai bentuk legalitas, NIB juga dapat menjadi salah satu persyaratan untuk mengakses berbagai fasilitas dan program pengembangan usaha sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan pendampingan tersebut mendapat respons positif dari pelaku UMKM Desa Damai. Kehadiran mahasiswa dinilai membantu pelaku usaha memahami proses pendaftaran yang sebelumnya belum banyak diketahui.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-T 116 Unhas berharap semakin banyak pelaku UMKM di Desa Damai yang memiliki legalitas usaha dan mampu mengembangkan usahanya secara lebih terarah. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendukung penguatan UMKM di tingkat desa.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...