Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik UMKM Gelombang 116 Universitas Hasanuddin memperkenalkan inovasi pengolahan jeruk lemon menjadi sirup bernilai tambah sebagai peluang pengembangan usaha bagi masyarakat Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, melalui pelatihan yang digelar di Kantor Desa Talumae, Jumat (31/7/2026).
Pelatihan tersebut merupakan program kerja individu bertajuk Pelatihan Pemanfaatan Jeruk Lemon Menjadi Sirup Lemon sebagai Produk Bernilai Tambah untuk Mendukung Pengembangan UMKM Desa Talumae. Sebanyak 15 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, anggota PKK, dan masyarakat mengikuti kegiatan tersebut.
Program ini bertujuan mendorong pemanfaatan jeruk lemon menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah. Selain memperpanjang masa simpan buah, pengolahan menjadi sirup juga diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat dengan tetap memperhatikan prinsip keamanan pangan.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi mengenai latar belakang program, edukasi keamanan pangan, tahapan pembuatan sirup lemon, hingga demonstrasi proses pengolahan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.
Peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka aktif berdiskusi mengenai teknik pengolahan, pengemasan produk, hingga peluang pemasaran sirup lemon sebagai produk unggulan UMKM Desa Talumae.
Melalui demonstrasi tersebut, peserta memperoleh pengetahuan mengenai proses pembuatan sirup lemon yang aman, berkualitas, dan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk bernilai jual.
Sekretaris Desa Talumae, Andriani, S.Sos., mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi masyarakat dalam mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
"Program ini memberikan wawasan baru kepada masyarakat untuk memanfaatkan hasil pertanian lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan sehingga lahir produk-produk UMKM yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Talumae," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unhas berharap inovasi pengolahan jeruk lemon dapat menjadi langkah awal dalam mengembangkan produk unggulan UMKM Desa Talumae sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas lokal secara berkelanjutan.
Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI