Mengenal Kondisi Tanah, KKN Unhas Edukasi Petani Desa Tanete Jaga Kesuburan Lahan melalui Pengukuran pH

Senin, 3 Agustus 2026
Mengenal Kondisi Tanah, KKN Unhas Edukasi Petani Desa Tanete Jaga Kesuburan Lahan melalui Pengukuran pH

Mengenal Kondisi Tanah, KKN Unhas Edukasi Petani Desa Tanete Jaga Kesuburan Lahan melalui Pengukuran pH

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu bertajuk "Mengenal pH – Menjaga Kesuburan Tanah" di Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang. 

Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani mengenai pentingnya mengetahui tingkat keasaman (pH) tanah sebagai dasar dalam menjaga kesuburan lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Kegiatan dilakukan melalui pengukuran pH tanah secara langsung di sejumlah lahan sawah, kemudian dilanjutkan dengan edukasi kepada petani mengenai pengelolaan tanah berdasarkan hasil pengukuran tersebut. 

Program ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya petani yang belum mengetahui kondisi pH tanah sawahnya sehingga pemupukan sering dilakukan tanpa mempertimbangkan tingkat keasaman tanah.

Padahal, kondisi pH yang tidak sesuai dapat menghambat penyerapan unsur hara oleh tanaman. Akibatnya, efektivitas pemupukan berkurang dan produktivitas tanaman padi berpotensi menurun.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan observasi lokasi dan penentuan titik pengambilan sampel tanah. Mahasiswa kemudian melakukan pengukuran menggunakan pH meter tanah, mencatat hasil pengujian, serta menyampaikan rekomendasi pengelolaan lahan yang sesuai dengan kondisi tanah kepada petani.

Penanggung jawab program, Gita Dwi Zaskia, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan informasi kepada petani mengenai kondisi pH tanah sebagai acuan dalam menentukan langkah pengelolaan kesuburan lahan dan pemupukan yang lebih tepat.

"Melalui pengukuran pH tanah, petani dapat mengetahui kondisi lahannya sehingga pengelolaan tanah dan pemberian pupuk dapat dilakukan secara lebih efektif sesuai kebutuhan lahan," ujarnya.

Program tersebut mendapat apresiasi dari petani dan Pemerintah Desa Tanete karena dinilai memberikan manfaat praktis bagi pengelolaan lahan pertanian. Selain memperoleh data pH tanah, petani juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keseimbangan pH agar pertumbuhan tanaman berlangsung optimal.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unhas berharap petani Desa Tanete semakin memahami pentingnya pH tanah sebagai salah satu faktor utama dalam menjaga kesuburan lahan. Dengan demikian, pengelolaan pertanian diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat, efisien, dan berkelanjutan.

Pewarta: TIM
Editor: NURYADIN SUKRI

Chat Admin
Mulai chat dengan admin...